Esra-e-Maraj adalah gerakan untuk meningkatkan kapasitas melayani Tuhan

Jakarta (JurnalPagi) – Direktur Penerangan Keagamaan Islam Kementerian Agama Ahmad Zaidi mengatakan, Memperingati Hari Raya Israil pada 27 Rajab 1445 H merupakan langkah umat untuk meningkatkan kapasitas seluruh umat Islam sebagai hamba Tuhan.

“Pelajaran terpenting dari memperingati Asra’a Mi’raj adalah tujuan yang paling penting sebenarnya SAYAuntuk mengetuk Jalan “Ini akan meningkatkan kapasitas kita, kemampuan kita sebagai Abdullah atau hamba Tuhan,” kata Ahmad Zaidi saat memberikan pidato pembukaan di Masjid Esteghlal Jakarta, Kamis.

Ahmad berkata: Idul Fitri kali ini hendaknya dijadikan momen bagi umat Islam untuk lebih memperbanyak talenta hambanya dengan berserah diri, taat dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menag: Esra Meraj Himbau Tingkatkan Kesalehan Sosial dalam Keberagaman

Bandara Bali Terima Puluhan Permintaan Penerbangan Tambahan Mulai 8-11 Februari

Dikatakannya, sikap melayani ini juga dapat dilakukan dengan memenuhi fungsi kemanusiaan yang kedua yaitu membantu orang lain.

“Bagaimana meningkatkan kapasitas kita sebagai Abdullah, ini sangat penting karena pada akhirnya dengan kekuatan dan kapasitas kita sebagai Abdullah menjadi modal penting untuk bisa menjalankan fungsi kedua sebagai manusia,” kata Ahmed.

Hakikat lain menjadi hamba Tuhan, menurutnya, adalah menjadi khalifah atau penerus Nabi Muhammad SAW yang kreatif, selain ketaatan, ketundukan dan ketundukan, serta menerapkannya dalam berbagai tugas sehari-hari.

Semakin kreatif seorang hamba, dengan segala kehebatannya, ia akan semakin dekat dan tunduk kepada Allah. Ia juga menilai kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW bisa menjadi contoh baik bagi umat Islam untuk hidup sebagai umat yang taat dan baik.

Ahmad mengatakan: Kami berkomitmen untuk akhirnya memenuhi komitmen kami untuk menerapkan hikmah terbaik dalam memperingati Isra dan Meraj 1445 Hijriah.

Menanggapi perkataan Kementerian Agama, salah satu jemaah yang hadir bernama Dani mengaku terinspirasi dari pernyataan tokoh agama yang hadir karena bisa merasakan langsung kehebatan tawanan kenaikan tahun ini. peringatan

Saya tidak pernah mengira hari ini akan begitu dirayakan. Selain itu, seluruh pembicara menekankan pentingnya orang yang bertakwa dan taat. “Jadi aku benar-benar merasakannya, jadi aku hanya bertanya pada diriku sendiri, sepertinya selama ini aku belum (menjadi) orang baik,” ujarnya.

Sementara kelompok lain, Esiam, menyoroti peran Indonesia dalam penyebaran Islam.

Usai mendengarkan pidato Imam Masjid Esteghlal, Nasreddin Omar, beliau menyampaikan: Masjid-masjid di Indonesia dapat menjadi model pengembangan masjid di masa depan dan telah diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Amerika Serikat. .

“Ini sebuah prestasi, artinya umat Islam di Indonesia benar-benar membela agamanya. Ini bagus, saya juga tidak merasa menyesal,” kata Esiam. “Awalnya saya hanya datang bersama teman-teman karena ini hari libur universitas, jadi saya senang duduk dan bersenang-senang di sini.”

Pemerintah Terbitkan SKB Jelang Libur Panjang ke Asra Meraj-Omlek

Presiden dan Wakil Presiden Ucapkan Selamat kepada Esra Meraj Melalui Media Sosial

Koresponden: Harilvita Dharma Shanti
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *