Eksperimen TikTok dengan “influencer” kecerdasan buatan telah menimbulkan kekhawatiran

Jakarta (JurnalPagi) – Perusahaan teknologi TikTok dikabarkan sedang bereksperimen dengan influencer virtual berbasis kecerdasan buatan atau Kecerdasan buatan (AI) Namun inovasi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama dari para pembuat konten.

Pasalnya, virtual influencer memiliki peran serupa sebagai pembuat konten untuk membantu mempromosikan produk di layanan. perdagangan elektronik TIK tok.

Singkatnya, teknologi ini menciptakan selebriti digital bagi para pedagang perdagangan elektronik TikTok, mereka mempromosikan produk seperti iklan berdasarkan skrip dan rekomendasi toko.

Menparekraf: Digitalisasi Perluas Jangkauan Pemasaran Usaha Kecil Menengah di Sektor Kreatif dan Kreatif.

Dewan Sekolah Kanada Tuntut Meta, TikTok Karena Ganggu Pembelajaran Siswa

Namun, TikTok mengakui bahwa pengujian internal mereka mengungkapkan bahwa influencer virtual belum siap menggantikan pembuat konten manusia.

Dikatakan bahwa influencer virtual yang didukung AI belum siap mengisi waktu mereka jam tayang utama yang biasanya disukai penonton dan memiliki penjualan lebih rendah dibandingkan produser konten manusia.

Pada akhirnya, TikTok menyimpulkan bahwa AI berguna untuk melengkapi, bukan menggantikan, pembuat konten.

Pengiklan yang akrab dengan TikTok mengatakan influencer virtual tersebut masih dalam tahap awal pengembangan dengan tanggal yang belum ditentukan.

Bytedance, perusahaan induk Tiktok, mungkin akan memodifikasi lebih lanjut fitur ini atau bahkan membatalkannya sepenuhnya.

Jika fitur penetrasi virtual diluncurkan di masa mendatang, TikTok mungkin harus lebih berhati-hati dalam menyasar emosi pengguna.

Apalagi mengingat TikTok banyak mengalami kontroversi di berbagai daerah, yang terbaru adalah Amerika Serikat yang ingin melarang TikTok. Demikian dilansir Gizmochina, Jumat (12/4).

TikTok Perkenalkan Cara Merujuk Konten Buatan AI

Chatbot AI TikTok dalam tahap pengujian

TikTok sedang menguji fitur membuat ‘avatar’ menggunakan kecerdasan buatan

Penerjemah: Livia Cristianti
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *