jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 25, 2024

Paser (JurnalPagi) – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Paser, Kalimantan Timur menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak inflasi, terutama masyarakat miskin, keluarga dengan anak kecil dan warga daerah rawan pangan.

“Anggaran sebesar Rp 2,5 miliar telah dialokasikan untuk bantuan sembako,” kata Taharuddin, Kepala Kantor DKP Kabupaten Pasar di Thana Grogot, Rabu.

Ia mengatakan, bantuan sembako disalurkan kepada 988 balita dan keluarga pendek. DKP Paser bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam menyalurkan bantuan.

500 paket bantuan sembako disalurkan untuk Ujuls dan warga Jakarta Barat

Tahiruddin menuturkan, warga yang memiliki balita pendek, kebutuhan gizinya seperti telur dan sayur tercukupi untuk kebutuhan makan keluarga sehari-hari.

“Mereka diberi telur dan sayur,” kata Taharuddin.

Ia mengatakan, Bantuan sembako diberikan kepada warga rawan pangan dan masyarakat miskin berupa 5000 karung berisi lima kilogram beras, satu ton gula pasir, 2000 liter minyak goreng dan 500 kilogram bawang merah, 600 kilogram bawang putih dan 39.000 kilogram bawang merah. Telur yang dibagikan kepada 500 Kepala Keluarga (KK) di 10 desa.

Polsek Sangihe Salurkan Bantuan Pangan Kepada Masyarakat

“Untuk bantuan rawan pangan akan kami salurkan kepada warga penerima yang ditunjuk oleh pemerintah desa,” kata Tahauddin.

Selain itu, DKP Paser juga memberikan bibit kepada petani dalam program pengembangan pangan lokal seperti umbi-umbian, talas dan jagung untuk 15 desa dan 30 kelompok tani.

Menurutnya, pada tahap awal hanya dibagikan kepada balita dan keluarga pendek. Untuk donasi lainnya belum disalurkan, kami masih menunggu barang selesai dan disalurkan secepatnya.

Jatim siapkan anggaran 600 miliar Rial untuk bantuan pangan

“Rencananya bantuan akan kami salurkan sebelum 21 Desember 2022,” kata Taheruddin.

Koresponden: Gunawan Wibisono/R. Vartono
Editor: Bambang Sotopo Hadi