Diskop UKM Perindag Medan tekankan pentingnya UMKM sadar pajak

Pentingnya Kesadaran Pajak bagi UMKM di Medan

Dalam upaya meningkatkan kesadaran pajak di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Medan bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah Kota Medan untuk menyosialisasikan pentingnya UMKM agar sadar akan kewajiban pajak.

Kepala Diskop UKM Perindag Medan, Benny Nasution, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Medan selalu mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat terkait pajak untuk UMKM. Pemerintah Indonesia sendiri mendorong penerimaan pajak dari UMKM meskipun jumlahnya tidak besar.

Berdasarkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), UMKM dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun tidak dikenakan Pajak Penghasilan (PPh). Sementara itu, UMKM dengan omzet antara Rp500 juta hingga Rp4,8 miliar per tahun wajib melunasi PPh final sebesar 0,5 persen.

Selain itu, Pemerintah juga mendorong para pelaku usaha UMKM untuk melegalkan usaha dengan membuat Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB dapat memudahkan perizinan dan berpotensi mendongkrak penjualan. Beberapa aplikasi e-commerce bahkan mengharuskan UMKM memiliki NIB untuk mendapatkan label toko resmi.

NIB kini menjadi satu-satunya legalitas usaha di Indonesia, sehingga pelaku UMKM tidak lagi perlu mendaftar legalitas seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Keterangan Usaha (SKU), Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP), dan surat perizinan lainnya seperti sebelumnya.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran pajak, Otoritas Pajak juga menyebutkan perlunya pendidikan mengenai kesadaran pajak sejak dini. Hal ini sejalan dengan ajakan Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada generasi muda untuk memahami dan sadar akan pentingnya kontribusi pajak.

Dengan adanya kesadaran pajak yang tinggi di kalangan UMKM, diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak dan memperkuat ekonomi daerah. Oleh karena itu, Diskop UKM Perindag Medan terus berupaya untuk menyosialisasikan pentingnya kesadaran pajak kepada UMKM di wilayahnya.

Sumber:
– https://www.antaranews.com/berita/3076405/diskop-ukm-perindag-medan-tekankan-pentingnya-umkm-sadar-pajak
– https://www.antaranews.com/berita/3076405/diskop-ukm-perindag-medan-tekankan-pentingnya-umkm-sadar-pajak
Dalam satu artikel yang berjudul “Diskop UKM Perindag Medan Tekankan Pentingnya UMKM Sadar Pajak”, terdapat informasi mengenai pentingnya kesadaran pajak bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Medan. Dalam artikel ini, dijelaskan bahwa Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Medan bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah Kota Medan untuk menyosialisasikan pentingnya UMKM memiliki kesadaran pajak.

Pemerintah Kota Medan selalu mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat terkait pajak untuk UMKM. Berdasarkan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), UMKM dengan omzet di bawah Rp500 juta per tahun tidak dikenakan Pajak Penghasilan (PPh). Sementara itu, UMKM dengan omzet antara Rp500 juta hingga Rp4,8 miliar per tahun wajib membayar PPh final sebesar 0,5 persen.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pelaku usaha UMKM untuk melegalkan usaha dengan membuat Nomor Induk Berusaha (NIB). NIB dianggap dapat memudahkan perizinan dan berpotensi meningkatkan penjualan. Beberapa aplikasi e-commerce juga mensyaratkan adanya NIB untuk mendapatkan label toko resmi. NIB saat ini menjadi satu-satunya legalitas usaha di Indonesia, sehingga pelaku UMKM tidak perlu lagi mendaftarkan legalitas seperti Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Keterangan Usaha (SKU), Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP), dan surat perizinan lainnya.

Artikel ini juga mengaitkan pentingnya kesadaran pajak sejak dini dengan pendidikan. Otoritas pajak menyebut bahwa kesadaran pajak perlu ditanamkan sejak di pendidikan. Masyarakat yang semakin sadar akan besarnya kontribusi pajak juga menjadi harapan dari pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengajak generasi muda untuk memahami dan memiliki kesadaran pajak.

Dalam artikel ini, Diskop UKM Perindag Medan mengingatkan pentingnya kesadaran pajak bagi UMKM di wilayahnya. Pemerintah Kota Medan selalu mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat terkait pajak UMKM. UMKM juga didorong untuk melegalkan usaha dengan membuat NIB. Kesadaran pajak yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak dari UMKM yang sejatinya berjumlah tidak besar.