jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Denmark dan Serbia akan menjalani pertarungan hidup atau mati besok, Rabu pukul 02:00 WIB pada laga terakhir Grup C Euro 2024 di Allianz Arena, Munich.

Kedua tim belum pernah menang dalam dua pertandingan sebelumnya. Bedanya, dinamit Denmark belum pernah kalah, sedangkan Serbia sudah kalah satu kali melawan Inggris di leg pertama.

Denmark memiliki dua poin dan Serbia hanya satu poin.

Kedua tim harus meraih kemenangan agar bisa lolos ke fase grup, meski hasil imbang tidak menutup kemungkinan Denmark lolos ke babak 16 besar karena masih bisa mengandalkan tiket perebutan peringkat ketiga terbaik.

Pelatih Serbia Dragan Stojkovic yang menghadapi timnya dengan rekor kurang baik menegaskan bahwa The Eagles siap membalikkan performa buruk mereka di dua laga sebelumnya dengan mengalahkan Denmark untuk lolos ke babak tersebut. mengalahkan.

Serbia, yang tampil pertama kali di Piala Eropa sejak menjadi negara yang memisahkan diri dari Yugoslavia, kalah 1-0 dari Inggris sebelum bermain imbang 1-1 dengan Slovenia.

Kini mereka menghadapi Denmark yang selalu mengalahkan Serbia di tiga pertemuan sebelumnya.

Kedua tim terakhir kali bertemu pada Maret 2022 ketika Denmark mengalahkan Serbia 3-0 dalam pertandingan persahabatan di Kopenhagen melalui gol-gol Joakim Malle, Jesper Lindstrom, dan Christian Eriksen, semuanya masih bermain untuk Denmark di Euro. 2024.

Namun Dragan Stojkovic sesumbar bahwa pengalaman masa lalu tidak akan terulang kembali. Ia menegaskan timnya siap menulis sejarah baru bagi Serbia.

Usai mengalahkan Rusia 4-1 di laga terakhir penyisihan grup Euro 2020, Denmark rupanya mengejar rekor bersejarah dengan mencapai babak gugur Piala Eropa untuk kedua kalinya berturut-turut, sebelum dihentikan di babak itu oleh Inggris.

Namun yang dibutuhkan manajer Kasper Holmend adalah serangan yang lebih tajam di depan gawang dibandingkan pada laga sebelumnya melawan Inggris dan Slovenia. Mereka baru mencetak dua gol, namun juga kebobolan dua gol.

Belanda-Austria: Oranye Butuh Ketajaman Depay, Tim Das Butuh Poin
Prancis dan Polandia: Mbappe dan Lewandowski Bentrok

Halaman berikutnya: Denmark sedikit lebih baik

Hak Cipta © JurnalPagi 2024