jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 22, 2024

Bus listrik E-Inobus dapat menempuh jarak 160 km.

Madiun (JurnalPagi) – Delapan unit bus listrik E-Inobus produksi PT Industri Kereta Api atau PT INKA (Persero) resmi beroperasi di Bandung, Jawa Barat, seiring dengan mulai beroperasinya. Peta utama Sistem angkutan massal di Bandung Raya

Senior Manager and Shareholder Relations PT INKA (Persero) TJSL Bambang Ramadiyarto mengatakan, pengoperasian bus listrik di Bandung merupakan kota kedua setelah Surabaya pada 20 Desember 2022.

Bambang mengatakan, “Kami telah menyediakan delapan unit bus listrik di Bandung, dan Bandung merupakan kota kedua yang meluncurkan bus listrik E-Inobus setelah Surabaya. Ini bus listrik armada transportasi untuk pertemuan G20 kemarin yaitu 8 meter. panjang.” Keterangannya di Midion, Sabtu (24/12).

Menurutnya, bus listrik yang beroperasi di Bandung mampu menampung antara 19 hingga 25 penumpang dan memiliki kapasitas baterai 138 kWh. untuk mengisi daya atau 1 hingga 3 jam pengisian daya.

Dikatakannya: Dengan kapasitas tersebut, bus listrik E-Inobus dapat menempuh jarak 160 kilometer.

Ia mengatakan, PT INKA (Persero) juga memproduksi Pengisi daya (charger) bus listrik dengan merk SETRUM yang merupakan singkatan dari Sustainable Energy to Rejuvenate the Environment.

Pengisi daya Ini memiliki tegangan input 380 Vac dengan daya output maksimum 120 kW atau 60 kW pada 2.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sangat antusias dengan beroperasinya 8 bus listrik buatan INKA.

Ia melihat keberadaan angkutan umum yang ramah lingkungan dan nyaman sebagai solusi tantangan mengatasi kemacetan di Kota Bandung dan sekitarnya ke depan karena 84% penduduk Bandung menggunakan kendaraan pribadi.

“Dalam waktu 20 sampai 30 tahun ini, kalau dibiarkan semua akan macet saat keluar rumah. Bagaimana solusinya? Salah satunya pelan-pelan ubah gaya hidup kita dan mari naik angkutan umum.” Peristiwa Mulailah Atau peluncuran angkutan massal Bandung Raya Go green.

Ia menjelaskan angkutan massal Kota Bandung, khususnya cekungan Bandung, sudah dimulai sejak Sabtu (24/12) ini dengan hadirnya jalur BRT (Bus Rapid Transit) Kota Bandung menggunakan delapan bus listrik.

“Alhamdulillah, ada delapan bus listrik produksi dalam negeri dari PT INKA di Jawa Timur dengan kapasitas 19 plus 5 sekitar 25 penumpang,” ujarnya.

Ridwan menambahkan topografi Bandung berbeda dengan daerah lain seperti Jakarta, Semarang atau Surabaya yang tanahnya datar dan jalan raya lebar.

Sejak zaman kolonial, cekungan Bandung berupa jalan kecil yang berkelok-kelok dan berbukit, sehingga transportasi massal menghadapi banyak tantangan.

“Jadi kita akan menggunakan BRT yang hari ini meluncurkan bus listrik,” kata Rizwan.

Turut hadir dalam acara peluncuran Green Bandung Raya Go, Ketua PT INKA (Persero) Budi Nuyantoro dan beberapa staf.

Lima Bus Listrik INKA Diuji Coba Angkut Wisatawan di TMII
PT INKA libatkan tim perawat bus listrik dukung green transport G20.

Koresponden: Luis Rica Stovani
Editor: D.Dj. Clevantoro