Cristiano Ronaldo merilis koleksi NFT

Jakarta (Antara) – Cristiano Ronaldo, bintang sepak bola hebat dan tim nasional Portugal, merilis koleksi NFT-nya (Token yang tidak dapat ditukar) pertama kali tersedia mulai Jumat (18/11).

Rilis Cristiano Ronaldo NFT ini adalah kemitraan eksklusif multi-tahun dengan Binance, salah satu ekosistem. Blockchain dan penyedia infrastruktur mata uang enkripsi.

Peluncuran tersebut didukung oleh kampanye pemasaran global bersama Ronaldo, yang bertujuan untuk memperkenalkan Web3 kepada para penggemarnya melalui dunia NFT.

Pemain berusia 37 tahun itu mengatakan penting baginya untuk menciptakan sesuatu yang berkesan dan unik bagi para penggemar, termasuk dalam bentuk NFT.

“Dengan Binance, saya dapat menciptakan sesuatu yang tidak hanya mencerminkan semangat permainan, tetapi juga memberikan penghargaan kepada para penggemar atas dukungan mereka selama bertahun-tahun,” kata Ronaldo seperti dikutip dalam siaran pers yang diterimanya di Jakarta, Selasa.

Tanggapan Cristiano Ronaldo terhadap fotonya yang “viral” bersama Lionel Messi
Ronaldo dan Messi Bintangi Iklan Bersama Louis Vuitton

Chief Marketing Officer Binance He Yi berkata bahwa senang bekerja dengan pesepakbola hebat seperti Cristiano Ronaldo.

“Kami bangga bermitra dengan Cristiano untuk membantu lebih banyak orang memahami blockchain dan menunjukkan bagaimana kami membangun infrastruktur Web3 untuk industri olahraga dan hiburan,” kata Hay Yi.

Set pertama Cristiano Ronaldo NFT telah dirilis sejak 18 November (16.00 WIB) dan menampilkan tujuh patung animasi dengan empat tingkat kelangkaan: Super Super Rare (SSR), Super Rare (SR), Rare (R) dan Normal (N). ).

Setiap patung NFT menggambarkan Ronaldo pada momen ikonik dalam hidupnya, mulai dari tendangan sepeda legendarisnya hingga masa kecilnya di Portugal.

Ronaldo menegaskan perseteruannya dengan MU tidak akan mengganggu Portugal
Irfan Jaya, winger Bali United juara Portugal karena CR7

Pengkhotbah: Eldi Sultan
Editor: Ervan Sohairondi
Hak Cipta © ANTARA 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.