China ingin AS mengikuti keputusan WTO pada label Hong Kong

Beijing (JurnalPagi) – China meminta Amerika Serikat menghormati keputusan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait pelabelan barang yang diimpor dari Hong Kong.

“Kami mendesak Amerika Serikat untuk menghormati keputusan panel WTO dengan mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki sikapnya yang salah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning di Beijing, Kamis.

China pada hari Rabu menyambut baik panel Organisasi Perdagangan Dunia yang menolak keluhan Presiden AS Donald Trump untuk mencabut hak istimewa perdagangan khusus untuk kota yang dikuasai China itu.

Menurut Mao, status Hong Kong sebagai wilayah pabean sendiri telah disetujui oleh pemerintah pusat China sesuai Undang-Undang Republik Rakyat China tentang Daerah Administratif Khusus (HKSAR) Hong Kong.

“Ini bukan masalah baru yang diberikan kepada Hong Kong melalui keanggotaannya di Organisasi Perdagangan Dunia,” kata Mao dalam konferensi pers reguler.

Dia percaya bahwa Amerika terlalu memaksakan konsep keamanan nasional dengan mempolitisasi masalah perdagangan.

“Ini tidak hanya melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia, tetapi juga merugikan kepentingan Amerika Serikat,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa China menganut prinsip “satu negara, dua sistem”, menentang campur tangan asing dalam urusan Hong Kong, dan mendukung Hong Kong untuk mempertahankan statusnya sebagai wilayah pabean yang merdeka.

Ia mengatakan, China juga mendukung penguatan dan promosi posisi Hong Kong sebagai salah satu pusat keuangan, distribusi, dan perdagangan dunia.

Pada tahun 2020, Amerika Serikat membatalkan hak perdagangan khusus di Hong Kong, sehingga barang yang diimpor dari Hong Kong tidak dapat diberi label “Made in Hong Kong” karena kota tersebut berada di bawah kendali penuh pemerintah China.

Panel WTO yang beranggotakan tiga orang menemukan bahwa Amerika Serikat melanggar kewajibannya terhadap Hong Kong dengan menerapkan perlakuan yang tidak menyenangkan di antara anggota WTO terkait pelabelan asal produk.

Gedung Putih Peringatkan Bahaya Berbisnis di Hong Kong

China Ungkap 100 Contoh “Intervensi” AS di Hong Kong

Pelabuhan Shenzhen mengoptimalkan transportasi untuk memastikan pasokan ke Hong Kong



Koresponden: M. Irfan Ilmi
Diedit oleh: Tia Mutiasri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *