jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

Mereka memiliki banyak ruang untuk tumbuh

Tuba (JurnalPagi) – Industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Indonesia akan tetap tumbuh dengan baik di tahun 2023 di tengah risiko resesi ekonomi global seperti yang diperkirakan banyak pihak, ujar Jackie Chen, CEO Huawei Indonesia.

“TIK akan terus berlanjut”PergiItu tumbuh dengan baik karena itu adalah Indonesia Negara-negara berkembang Ditanya JurnalPagi di sela Huawei Media Camp di Balij, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, Kamis malam (12/8), Jackie mengatakan masih banyak ruang untuk berkembang.

Bos Huawei: Indonesia mengalami kemajuan pesat dalam jaringan ‘broadband’

Dengan jumlah penduduk yang cukup besar yaitu sekitar 270 juta jiwa, Indonesia masih memiliki banyak potensi dan relatif siap dalam infrastruktur TIK, menurut Jackie.

Namun, ada satu kendala yang masih perlu diatasi, yakni masalah bakat atau keterampilan sumber daya manusia. Dengan menciptakan talenta digital yang baik, Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi tetapi juga bagian dari inovasi.

Sebagai perusahaan teknologi terdepan di dunia, Huawei juga sangat concern untuk menciptakan talenta digital di Indonesia.

Dengan investasi jangka panjangnya di Indonesia, Huawei tidak hanya menyediakan solusi teknologi bagi industri, tetapi juga menjadikan TIK bermanfaat bagi semua orang.Untung untuk semua).

Melalui kemitraan dengan operator telekomunikasi lokal, Huawei telah menyediakan teknologi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Menurut Jackie, apa yang dilakukan Huawei dalam perannya mengembangkan talenta digital di Indonesia tidak hanya untuk kepentingan Huawei, tetapi juga untuk kepentingan ekosistem digital dan industri di tanah air.

Bekerjasama dengan Kantor Staf Presiden (KSP), Huawei menargetkan untuk menciptakan 100.000 talenta digital dalam lima tahun ke depan mulai tahun 2020. Sejauh ini, Huawei telah menciptakan 71.000 talenta digital.

Huawei juga berkomitmen untuk terus mengembangkan talenta digital melalui Huawei ASEAN Academy (Indonesia) dengan tujuh program, 800 jam pelatihan dan 15.000 peserta serta sertifikasi.

Selain kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan sejumlah sekolah menengah kejuruan, Huawei juga menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk mempercepat terciptanya talenta digital Indonesia.

Huawei Apresiasi 8 Kementerian/Lembaga Atas Kontribusinya Dalam Pengembangan Digital Talent

Huawei Rilis Buku Putih Pertama tentang Pendekatan Ekuitas, Kesetaraan, dan Peluang

Huawei dan BAIC Kembangkan Mobil Pintar

Koresponden: Sorianto