Cari tahu apa itu oksidasi riasan dan cara mengatasinya

Jakarta

Saat menggunakan riasan, penata rias sebaiknya lebih berhati-hati dalam menggunakan alas bedak. Sebab, banyak kasus dimana wanita mengalami oksidasi pada riasannya.

Hal ini menimbulkan masalah pada kulit wajah yaitu warna krim bedak yang Anda gunakan tidak sesuai. Alhasil detikers tak tampil percaya diri.

Lantas, apa yang dimaksud dengan oksidasi riasan? Jadi apa solusinya? Simak pembahasannya pada artikel ini.

Periklanan

Gulir untuk melanjutkan konten

Keakraban dengan oksidasi gabungan

Oksidasi riasan adalah suatu kondisi di mana alas bedak yang diaplikasikan tampak lebih gelap atau coklat. Hal ini karena alas bedak bercampur dengan minyak pada kulit.

Menurut situs Subtl Beauty, proses oksidasi riasan tidak terjadi langsung, melainkan 1-2 jam setelah mengaplikasikan alas bedak. Jika Anda bercermin dan melihat warna alas bedak lebih gelap dari sebelumnya, itu tandanya terjadi oksidasi.

Penyebab oksidasi kosmetik

Tak hanya lemak di wajah, ada juga sederet faktor lain yang menjadi penyebab teroksidasinya riasan, yaitu:

1. Kelembaban

Setelah seharian beraktivitas di bawah sinar matahari, kulit wajah menjadi lembap dan berminyak akibat berkeringat. Nah, hal ini bisa menimbulkan reaksi oksidasi kosmetik.

2. Sinar matahari

Kulit wajah yang terkena sinar matahari dapat memecah pigmen pada riasan. Jika dibiarkan terus menerus, riasan lebih cepat teroksidasi.

3. Bahan kosmetik

Ada sejumlah bahan dalam kosmetik yang menyebabkan oksidasi riasan, salah satunya adalah oksida besi. Senyawa kimia ini dapat bereaksi dengan udara dan kelembapan serta menjadi lebih sensitif terhadap oksidasi kimia.

Cara mengatasi oksidasi riasan

Tidak perlu khawatir dengan oksidasi riasan, karena masalah ini bisa diatasi dengan mudah. Berikut beberapa cara untuk memerangi oksidasi riasan, menurut Byrdie.

1. Rutinitas perawatan kulit

Cara pertama adalah dengan melakukan rutinitas perawatan kulit sehari-hari. Joshua Zeichner, MD, direktur penelitian dermatologi kosmetik dan klinis di New York, mengatakan oksidasi riasan lebih mungkin terjadi pada orang dengan kulit berminyak.

Oleh karena itu, perawatan kulit secara rutin dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit dan mengontrol minyak pada wajah, sehingga tidak terjadi oksidasi lagi saat menggunakan krim foundation.

2. Pastikan kulit Anda bersih

Sebelum merias wajah, sebaiknya bersihkan wajah terlebih dahulu hingga benar-benar bersih. Jangan gunakan alas bedak saat wajah masih kotor, apalagi jika masih ada sisa riasan kemarin. Bukannya terlihat cantik, wajah justru menimbulkan penyakit.

3. Coba gunakan produk berbahan dasar air

Make-up artist (MUA) Jamie Greenberg menyarankan untuk memilih produk perawatan kulit dan foundation yang berbahan dasar air dan ringan. Pasalnya, penggunaan produk perawatan kulit berbahan dasar air menyebabkan lebih sedikit oksidasi pada riasan.

4. Buang minyak berlebih

Cara selanjutnya adalah menghilangkan lemak berlebih pada wajah. Jika Anda tidak punya banyak waktu, Anda bisa menggunakan kertas penyerap lemak wajah untuk menghilangkan lemak dan kotoran yang menempel di kulit.

5. Gunakan produk untuk mengontrol lemak wajah

Saat ini sudah ada sejumlah produk yang mampu mengontrol lemak berlebih di wajah. Misalnya saja menggunakan setting spray atau setting powder pada tahap terakhir riasan. Selain itu, deticer juga dapat menempelkan kertas blotting setelah menggunakan skin care dan foundation.

6. Periksa umur panjang pondasi

Cara terakhir adalah dengan mengecek umur panjang pondasi. Dermatolog Joshua Zeichner mengatakan rata-rata alas bedak dapat bertahan sekitar 12 hingga 18 bulan (1 hingga 1,5 tahun). Jika lewat dari itu, warna foundation umumnya akan berubah menjadi gelap atau oranye.

Demikian pembahasan mengenai oksidasi makeup, mulai dari pengertian, penyebab, dan cara mengatasinya. Kami berharap artikel ini dapat membantu para profesional.

Menonton video”Mitos atau fakta: Retinol menipiskan kulit
[Gambas:Video 20detik]
(ilf/fds)







Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *