Burkina Faso pulang dari Piala Dunia U-17 dengan kepala tegak

Timnas Burkina Faso Mengalahkan Korea Selatan di Piala Dunia U-17 2023

Timnas Burkina Faso pulang dengan kepala tegak setelah berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor 2-1 di pertandingan Piala Dunia U-17 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Dalam pertandingan tersebut, anak-anak asuhan pelatih Burkina Faso, Brahima Traore, berjuang dengan sangat baik dan berhasil menutup babak penyisihan Grup E dengan kemenangan.

Pelatih Traore mengungkapkan kebanggaannya terhadap timnya yang telah berjuang keras dan selalu bangkit di saat-saat sulit. “Saya sangat menghargai kerja keras dari tim saya. Mereka pantang menyerah dan selalu berusaha mendapatkan poin. Saya hanya bisa memberikan selamat kepada mereka,” ujar Traore seperti dikutip dari laman resmi FIFA.

Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Burkina Faso setelah 14 tahun absen meraih kemenangan pada ajang Piala Dunia U-17. Terakhir kali mereka mencatatkan kemenangan adalah pada 31 Oktober 2009.

Pada Piala Dunia U-17 2009 yang digelar di Nigeria, Burkina Faso berhasil mengalahkan Kosta Rika dengan skor 4-1 dalam pertandingan penyisihan Grup D di Stadion Nnamdi Azikiwe, Ndugu. Namun, setelah itu, Burkina Faso tidak pernah merasakan kemenangan lagi dan berakhir sebagai juru kunci Grup D pada Piala Dunia U-17 2011.

Selama lima turnamen Piala Dunia U-17 berikutnya, Burkina Faso tidak berhasil lolos ke putaran final. Namun, mereka berhasil kembali berlaga pada Piala Dunia U-17 2023.

Meskipun menempati posisi ketiga di Grup E dengan tiga poin dari tiga pertandingan, Burkina Faso gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023. Mereka tidak dapat bersaing dengan Iran, Jepang, Uzbekistan, dan Venezuela untuk mendapatkan peringkat ketiga terbaik.

Piala Dunia U-17 2023 menjadi ajang yang berkesan bagi Burkina Faso, di mana mereka berhasil menunjukkan perjuangan dan semangat yang tinggi. Meski gagal melaju ke babak selanjutnya, Burkina Faso telah membuktikan kemampuan dan potensi mereka di kancah sepak bola internasional.

Artikel ini ditulis oleh Aldi Sultan dan diedit oleh Irwan Suhirwandi. Hak cipta © JurnalPagi 2023.
Timnas Burkina Faso berhasil pulang dengan kepala tegak setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 2-1 dalam turnamen Piala Dunia U-17. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung pada Sabtu malam. Pelatih Burkina Faso, Brahima Traore, mengungkapkan kebanggaannya terhadap anak-anak asuhnya yang berjuang dengan sangat baik dan berhasil menutup babak penyisihan Grup E dengan kemenangan.

Traore menyampaikan bahwa timnya telah berjuang keras untuk meraih poin dan selalu bangkit di saat-saat sulit. Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemain atas penampilan mereka. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Burkina Faso dalam 14 pertandingan terakhir mereka pada ajang Piala Dunia U-17. Sebelumnya, mereka terakhir kali meraih kemenangan pada tahun 2009.

Pada turnamen Piala Dunia U-17 2009 yang digelar di Nigeria, Burkina Faso berhasil mengalahkan Kosta Rika dengan skor 4-1 dalam pertandingan penyisihan Grup D. Namun, setelah itu, Burkina Faso tidak pernah merasakan kemenangan dan selalu berada di posisi juru kunci dalam grup mereka.

Selama lima turnamen Piala Dunia U-17 setelahnya, Burkina Faso gagal lolos ke putaran final dan baru bisa kembali berlaga pada tahun ini. Meskipun mereka hanya berhasil menempati posisi ketiga dalam Grup E dengan tiga poin dari tiga pertandingan, Burkina Faso gagal melaju ke babak 16 besar Piala Dunia U-17 2023. Mereka kalah bersaing dengan Iran, Jepang, Uzbekistan, dan Venezuela dalam peringkat ketiga terbaik.

Dengan demikian, Burkina Faso harus puas dengan hasil tersebut dan tidak dapat melanjutkan perjalanan mereka dalam turnamen ini. Meski begitu, penampilan mereka yang mengalahkan Korea Selatan merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Burkina Faso dapat memanfaatkan pengalaman ini untuk terus meningkatkan prestasi mereka di masa depan.