jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Kami menyatakan bahwa video ini tidak benar dan mengandung unsur kebohongan

JAKARTA (JurnalPagi) – Ketua Pelaksana Prom Bolog Bayo Krisnamoorthy menegaskan, beras hasil Program Stabilisasi Pasokan Pangan dan Harga (SPHP) serta bantuan pangan 10 kg yang disalurkan pihaknya memang beras berkualitas tinggi.

Bayu pun menanggapi isu kualitas beras Bulog yang ramai beredar di media sosial belakangan ini. Dia menegaskan, video pendek rendahnya kualitas beras SPHP yang disalurkan Bulog itu diduga bohong atau hoaks.

“Kami nyatakan video tersebut tidak benar dan mengandung unsur kebohongan, karena gambar beras Bulog dalam video pendek tersebut sudah tidak resmi beredar di pasaran,” kata Baio di Jakarta, Kamis.

Bayu menegaskan, video yang memperlihatkan rendahnya kualitas beras SPHP Bulog adalah hoaks. Menurutnya, beras yang ditampilkan dalam video tersebut sudah tidak tersedia lagi secara resmi di pasaran. Video ini dianggap sebagai upaya menyesatkan masyarakat.

Lebih lanjut Bayu menjelaskan, Bulog tidak lagi menggunakan merek “Beras Kita” untuk kegiatan SPHP dan bantuan pangan pada tahun 2024. Berbeda dengan tulisan pada video yang diputar saat ini yang menampilkan “Beras Kita”.

Bayu menambahkan, video yang beredar kemungkinan dibuat pada tahun 2021 dan bukan tahun 2024. Oleh karena itu, video tersebut tidak mencerminkan status SPHP beras yang disalurkan Bulog saat ini.

“Kami tidak menggunakannya lagi Merek “Beras kita” untuk kegiatan SPHP dan bantuan pangan 2024. Sedangkan video “beras kita” diputar. “Kalau tidak salah itu produksi tahun 2021. Jadi itu video lama,” kata Baio.

Ia menjelaskan, beras SPHP yang disalurkan Bulog kini memiliki ciri khusus, seperti logo Badan Pangan Nasional (kiri atas). Logo Bulog terdapat di sisi kanan atas kemasan.

Selain itu, di bagian tengah bawah kemasan juga terdapat tulisan “Stok Beras Pemerintah”.

Ciri lainnya adalah gambar semangkuk nasi (kanan bawah). Informasi nett di tengah bawah; dan tulisan “Didistribusikan oleh Perum BULOG” pada kemasannya.

Bayu menegaskan, beras yang tidak memiliki ciri-ciri tersebut bukanlah beras SPHP resmi Bulog dan dapat dihitung.

“Di luar ciri-ciri tersebut, SPHP beras Bulog yang dimiliki tidak asli dan resmi sehingga di luar tanggung jawab Perum Bulog,” kata Baio.

CEO Bolog: Harga Beras Premium Akan Stabil Jelang Ramadhan
Bapanas Cek Persediaan dan Pendistribusian Beras SPHP di Gudang Bulog Cirebon

Koresponden: Mohammad Harianto
Editor: Ahmed Wijaya
Hak Cipta © JurnalPagi 2024