jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 14, 2024

MAKASAR (JurnalPagi) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pemerintah kabupaten dan kota lain di Indonesia untuk meniru inovasi penataan ruang Program Lorong Wisata yang digagas Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Aris Irvan, Koordinator Fungsi Penyusunan, Perumusan dan Implementasi Kebijakan Penelitian Daerah dan Diseminasi Inovasi BRIN, Jumat, dalam pertemuan dengan Wali Kota Makassar Meh Ramdan Pomanto di Makassar, menilai program gang wisata sebagai salah satu inovasi kota ini. Pemanfaatan lahan kosong di gang untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Program yang dimulai oleh Walikota ini patut ditiru oleh pemerintah daerah lain di Indonesia karena berdampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Gang Wisata yang merupakan inovasi Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto ini resmi diluncurkan pada Agustus 2022 dan kini terus berkembang dengan lebih dari 2.000 gang di seluruh kecamatan.

Program tersebut mencakup 21 konten, antara lain ketahanan pangan, pengendalian inflasi, ekonomi sirkular, pertanian perkotaan, taman kota, mitigasi sosial, destinasi pariwisata baru, dan pengembangan UMKM.

Aris Irvan mengatakan, menurut kami ini adalah hal yang baik dan kami juga ingin apa yang dihasilkan di sini dapat ditiru dan disebarkan sebagai inspirasi di beberapa kota.

Perintah Wali Kota Makassar Tambah 1000 Lorong Wisata

Ia berharap program ini dapat menginspirasi pemerintah daerah atau pemimpin daerah lainnya dalam pembangunan daerahnya masing-masing.

Katanya, “Pak Danny Pomanto punya ide yang bagus dan dia bisa mengeksekusinya, karena tidak semua orang yang punya ide bisa mengeksekusinya. Nah, Pak Vallee punya kombinasinya.”

BRIN akan berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Makassar (Brida) untuk mengungkap konsep yang diterapkan di Kota Makassar.

“Kami akan membawa konsep ini ke pemerintah lain di sini melalui rapat koordinasi teknis Breda (Rakurtec) yang akan kami selenggarakan nanti,” ujarnya.

Wali Kota Makassar Mu Ramdan Pomanto meminta bimbingan peneliti BRIN. Apalagi kota Makassar tahun ini hanya menjadi Brida.

“Kami minta arahan dari BRIN, kami siap secara ekosistem,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi pujian BRIN atas inovasi Lorong Wisata yang tengah berjalan.

Menurutnya hakikat kota adalah partisipasi masyarakat, yakni berusaha melibatkan masyarakat dalam membangun kota.

Oleh karena itu, melalui Lorong Wisata, Danny Pomanto menciptakan ekosistem perkotaan mandiri yang menjadikan Makassar kota berketahanan saat ini.

Wapres Makassar Optimistis Terealisasinya Target 5000 Lorong Wisata.
Kunjungan Duta Besar Singapura ke Koridor Pariwisata Zurich Makassar
Wali Kota Makassar Klaim Lorong Wisata Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Wartawan : Moh. Hasanuddin
Redaksi : M.Hari Atmoko
Hak Cipta © JurnalPagi 2024