BPOM segera memusnahkan produk kosmetik ilegal

Gambar produk kecantikan (Foto: Freepik)

Ledakan produk perawatan kulit Meski ada merek baru di Indonesia, ada kemungkinan merek asli dan palsu. Namun, nanti perawatan kulit Dan banyak kosmetik ilegal yang diperjualbelikan di pasaran, sehingga sangat berbahaya karena mengancam kesehatan masyarakat.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai badan pengawas terus berupaya mencegah peredarannya. perawatan kulit Dan Kosmetik Ilegal Zimroni, Kepala Badan POM Bandar Lampung menegaskan: Kosmetika yang tidak memiliki izin edar dan palsu merupakan produk ilegal yang harus dimusnahkan karena berbahaya bagi masyarakat.

“Untuk menginformasikan ciri-ciri kosmetika yang tidak berizin, selain tidak memiliki izin/surat edar, label pada kemasannya hilang atau tidak lengkap, jika ditemukan oleh petugas Badan POM di atas, sesuai ayat 4 Pasal 45 KUHP Prosedur. Code dan PP No. 72 Tahun 1998, maka produk tersebut ilegal, aman dan akan dimusnahkan.

Label sekurang-kurangnya memuat nama produk, nomor izin edar/pemberitahuan, kode produksi, nama dan alamat produsen/importir/distributor, kemurnian, komposisi bahan, tanggal kadaluarsa, penggunaan dan cara penggunaan. Selain itu, bahasa asing yang tertera pada label harus ada terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia, terutama komposisi, cara penggunaan dan peringatan.

Sementara itu, Lintang Porba Jaya, Kepala Balai POM Batam, Kepulauan Riau, menambahkan pihaknya meningkatkan pengawasan dalam hal pencegahan produk ilegal. Termasuk melakukan patroli siber, khususnya di platform media sosial.

Untuk pencegahan, BPOM juga telah bekerja sama dengan kepolisian untuk menangani kasus peredaran kosmetik ilegal, lanjut Lintang. “Penjahat akan dihukum,” kata Lintang. Lanjut Zamroni, Kepala Badan POM Bandar Lampung meminta masyarakat berhati-hati dalam membeli kosmetik dan produk kesehatan ilegal di bidang pencegahan.

Publik dapat melihat produk-produk yang telah mendapat izin dari BPOM untuk diedarkan dengan melihat aplikasi seluler BPOM yang dapat diunduh dari Play Store.

Terkait peredaran kosmetik ilegal, Balai POM di Batam menemukan 4.931 buah produk kosmetik ilegal selama 2022, tambah Lintang. Sebagian besar produk tersebut didistribusikan dari luar negeri melalui belanja online. Ia mengatakan: Oleh karena itu, tren saat ini adalah penjualan online (layanan yang dapat diandalkan), yang tentunya menjadi perhatian kami.

Terkait kosmetik ilegal tersebut, Kepala Badan POM Batam menyebut salah satunya tidak mencantumkan bahasa Indonesia pada bahan yang digunakan. Sesuai aturan, barang impor harus diberi label dan berbahasa Indonesia.

Lintang menyarankan agar masyarakat membeli kosmetik di toko terpercaya dan tidak tertipu dengan iklan atau testimoni. Jika Anda membelinya secara online Pasar Bisa langsung beli Toko resmi Sebuah produk kecantikan untuk dibeli dia berpesan: “Penting untuk diingat bahwa kosmetik bukanlah obat, artinya tidak secara langsung membuat perubahan pada wajah orang. Kosmetik hanya mempercantik penampilan yang seharusnya diketahui. Itu akan ditambahkan.”

Diedit oleh: Eva Marta Rahayu

Swa.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *