jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 25, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Tim medis Panitia Pencalonan Prajurit Pengibar Bendera Cagar Budaya (Paskibraka) Tingkat Pusat menyatakan Christian Lumatalale tidak memenuhi syarat kesehatan sebagai anggota Paskibraka 2024.

Hal itu disampaikan melalui keterangan resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang dikonfirmasi kepada Kepala Bidang Humas dan Sarana Administrasi BPIP dan Kantor Integrasi Moda (FASPIM), Marbawi di Jakarta, Sabtu.

Christian merupakan salah satu calon paskibraka terbaik asal Provinsi Maluku yang bercita-cita menjadi paskibraka tingkat pusat tahun 2024.

Paski Baraka rencananya akan diresmikan pada peringatan HUT RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 di Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Timur.

BPIP dalam keterangannya mengatakan, seluruh calon Paskibraka yang akan mengikuti verifikasi di tingkat pusat semuanya wajib menjalani pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan darah lengkap, fungsi ginjal (kreatinin ureum), fungsi hati (SGOT, SGPT). Tes penyakit menular (anti HIV, VDRL, TPHA), urin, EKG dan rontgen dada PA.

Hasil pemeriksaan kesehatan kemudian diserahkan kepada Panitia Pusat untuk mendapat persetujuan.

Tahap selanjutnya, panitia pusat mengirimkan nama-nama calon
Pasque Baraka yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan administratif akan dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut di Jakarta.

BPIP Bersiap Lantik 76 Calon Paskibraka HUT RI ke-79 di IKN

Berdasarkan hasil verifikasi administrasi kesehatan calon Paski Braka asal Maluku yang dilakukan Panitia Pusat BPIP, Christian Lumatalale memiliki rekam medis yang tidak memenuhi syarat kesehatan calon Paski Baraka tingkat pusat.

BPIP kemudian mengirimkan surat resmi kepada Ketua Panitia Seleksi Paski Baraka Tingkat Provinsi Maluku untuk menyampaikan nama calon pengganti berdasarkan peringkat hasil seleksi provinsi beserta hasil pemeriksaan kesehatan.

Berdasarkan persetujuan Departemen Kesehatan dan mempertimbangkan kondisi kesehatan subjek, tim medis Panitia Tingkat Pusat tidak merekomendasikan Christian Lumatalale ke Jakarta.

Dalam surat resmi BPIP
1715/PE.00.04/06/2024/- Pada tanggal 7 Juni 2024, kepada ketua panitia seleksi Paski Braka tingkat provinsi, BPIP mengumumkan sejumlah syarat jika tetap memaksa Christian untuk mengikuti kegiatan verifikasi di tingkat pusat.

Kondisi yang diinginkan berupa surat pernyataan orang tua atau wali yang bersedia dan siap bertanggung jawab atas kesehatan dan kondisi fisik yang bersangkutan selama mengikuti kegiatan di Jakarta.

BPIP Siapkan Paski Braka Nasional untuk Upacara Harla Pancasila

Selain itu, BPIP juga memastikan Pensiune Lumatalale tetap bisa mengikuti proses menjadi Paskibraka tingkat provinsi di Maluku.

BPIP menghimbau kepada seluruh calon calon Paskibraka untuk selalu menjaga dan menjaga kesehatan, mengingat dalam menjalankan tugas sebagai Paskibraka diperlukan kebugaran jasmani dan rohani yang prima agar dapat sukses melaksanakan upacara kenegaraan.

Sebelumnya, kegagalan Christian Lumatalale menjadi anggota parlemen Paskibraka Maluku mendapat reaksi beragam dari masyarakat setelah diberitakan media lokal dan nasional.

Christian menjadi kandidat dengan nilai terbaik. Sebelum berangkat ke Jakarta, Christian dan dua calon Paskibraka asal Maluku menjalani proses pemeriksaan kesehatan.

Selang beberapa waktu, nama Kristani digantikan oleh orang lain tanpa sepengetahuan yang bersangkutan atau keluarganya.

Jateng Kirim Empat Siswanya Sebagai Calon Nasional Paski Baraka

Koresponden: Andy Firdos
Redaksi : Didik Kusbiantoro
Hak Cipta © JurnalPagi 2024