BMKG memperkirakan Jakarta akan menghadapi badai petir dan angin pada Selasa

JAKARTA (JurnalPagi) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kemungkinan hujan disertai badai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Provinsi DKI Jakarta dan sekitarnya pada Selasa sore hingga malam hari.

Dalam laporan yang dimuat di laman resminya, Selasa, BMKG memperkirakan daerah dengan kondisi cuaca buruk akan menjadi kota administratif Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Selasa siang. serta Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu pada dini hari.

Laporan BMKG memperkirakan suhu di Jakarta Barat, Selatan, dan Timur berkisar antara 25-33 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan di kisaran rendah 70 persen dan tinggi 95 persen.

Suhu di wilayah utara dan tengah Jakarta diperkirakan berkisar antara 26 hingga 33 derajat Celcius dan kelembapan diperkirakan 65 hingga 95 persen. Sedangkan di kawasan Kepulauan Seribu, suhu berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembapan 65 hingga 95 persen.

Tak hanya di ibu kota, peringatan dini hujan disertai angin dan badai juga dikeluarkan untuk Kabupaten/Kota Bogor di Provinsi Jawa Barat sejak siang hingga sore hari.

Di wilayah Bogor dan Kota, tingkat suhu diperkirakan masing-masing berkisar antara 22-23 dan 21-32 derajat Celcius dengan kelembaban 60-95% untuk keduanya.

Selain itu, berdasarkan prakiraan cuaca wilayah sekitar DKI Jakarta oleh BMKG, suhu di Kota Depok berkisar antara 22-32 derajat Celcius dan kelembaban 60-95%, dengan kondisi cerah berawan hingga hujan ringan.

Masih dari provinsi Jawa Barat, suhu di kabupaten/kota Bekasi antara 22-32°C, kelembaban 65-95%, dengan kondisi cuaca mendung atau cerah.

Prakiraan cuaca serupa terjadi di Kota Tangerang dengan prakiraan cuaca berawan pada siang hari dengan suhu antara 23 hingga 32 derajat Celcius dan kelembapan antara 65 hingga 95 persen.

Sejumlah wilayah Karawang dilanda angin puting beliung
BMKG: Jakarta diguyur hujan pada Senin siang
KLHK Gunakan Satelit untuk Pantau Kapal Tersangkut Kasus Impor Limbah

Koresponden: Roy Rosa Bakhtiar
Editor: Biqwanto Situmorang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *