Bisnis TikTok yang awet muda berakhir dengan horor: seorang anak berusia 13 tahun dirawat di rumah sakit karena tren perawatan kulit anti penuaan

Jogja Radar – Tren penggunaan perawatan kulit anti penuaan di kalangan remaja kembali menjadi sorotan setelah Amelia Gregory yang berusia 13 tahun dirawat di rumah sakit akibat komplikasi serius dari perawatan wajah yang ia terima setelah melihat pelatihan sosialisasi masyarakat. Perhatian. Platform media, TikTok.

Peristiwa tersebut terjadi empat hari lalu ketika Amelia, 13 tahun, mencoba perawatan kulit termasuk menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung retinol, sejenis vitamin A yang biasa digunakan untuk mengurangi kerutan pada kulit, namun ia mengalami infeksi kulit yang serius.

Amelia, yang menghabiskan empat hari di rumah sakit, mengalami rasa terbakar, kemerahan, dan iritasi di wajahnya setelah mengikuti tutorial perawatan kulit dari seorang influencer TikTok muda.

Mengenal 3 Manfaat Buah Rambutan untuk Kesehatan Ibu Hamil

Ibunya, Claire (41), seorang dokter kandungan, menceritakan momen Amelia berlari ke bawah dengan wajah merah padam dan menjerit kesakitan.

“Wajahnya mengelupas dan bintik-bintik merah mulai bermunculan. Apapun yang dia kenakan, kulitnya telah terbakar parah hingga bekas lukanya terlihat dan kulitnya menjadi merah dan terkelupas. Saya tertegun.” (26/1/2024).

Setelah berkonsultasi dengan dokter, awalnya dia diberitahu bahwa kondisinya dapat diobati hanya dengan menggunakan produk perawatan kulit yang dijual bebas.

Namun kondisi Amelia semakin parah, terutama mata kirinya yang memerah dan bengkak.

Akhirnya Claire membawa Amelia ke apoteker yang langsung menyarankan mereka untuk berobat ke rumah sakit.

Amelia segera dirawat karena infeksi bakteri pada jaringan di bawah kulit yang disebut selulitis.

Melawan Indonesia Vs Australia, Tim Garuda baru mencatatkan satu kemenangan sejak 1967.

Dokter yang merawat menunjukkan bahwa infeksi telah menyebar ke mata kirinya dan ada kemungkinan kehilangan penglihatan.

“Saya takut dan tidak percaya – ini semua tentang perawatan kulit,” kenang sang ibu.

dokter. Derrick Phillips, konsultan kulit dan juru bicara British Skin Foundation, menyatakan keprihatinannya terhadap tren ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *