jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

JAKARTA (JurnalPagi/JACX) – Jelang Tahun Baru 2023, loading on Indonesia Tampilkan foto kalender untuk Januari 2023.

Foto menunjukkan bahwa 25 hari di bulan Januari adalah hari libur, yang ditunjukkan dengan warna merah. Hanya enam hari yang ditampilkan dalam warna hitam atau dianggap sebagai hari kerja, yaitu 4, 9, 13, 18, 23, dan 24 Januari.

Postingan ini telah dilihat lebih dari 100 ribu orang dan disukai lebih dari seribu kali.

Uraian berikut ada di unggahan tersebut:
“-Akun Januari penuh dengan senyuman

Namun, benarkah kalender Januari 2023 memiliki 25 tanggal merah?

Unggahan foto palsu yang diriwayatkan pada Januari 2023 itu memiliki 25 tanggal merah. Padahal, hanya ada 7 tanggal merah di bulan Januari 2023. (Indonesia)



Penjelasan:
Merujuk pada situs resmi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Pendayagunaan Aparatur Negara, jadwal libur dan cuti umum tahun 2023 ditetapkan pada 11 Oktober 2022.

Pada Januari 2023, ada dua hari besar, Tahun Baru pada 1 Januari dan Tahun Baru Imlek pada 22 Januari. Namun, dua hari besar jatuh pada hari Minggu.

Pemerintah kemudian menetapkan hari libur Imlek pada Senin, 23 Januari 2023, sehingga tanggal tersebut berwarna merah pada penanggalan 2023.

Jadi, ada enam tanggal merah di bulan Januari 2023 yaitu 1, 8, 15, 22, dan 29 Januari yang merupakan hari Minggu. Tanggal merah berikutnya pada 23 Januari.

Berikut jadwal cuti dan cuti bersama 2023 yang ditetapkan tiga menteri, yakni Abdullah Azour Anas, Menteri PANRB, Aida Fawzia, Menteri Tenaga Kerja, dan Yaqut Choleil Qomas, Menteri Agama.

Infografis libur nasional dan cuti bersama 2023. (website)



Tuntutan: Januari 2023, ada 25 tanggal merah

Peringkat: menipu

Pemeriksaan fakta: Penipuan! Permintaan masyarakat untuk tidak berlibur ke Pantai Anyer, Banten

Cek fakta: informasi palsu! Toko roti melarang tulisan ‘Merry Christmas’ pada tahun 2022

Ancol targetkan 430 ribu pengunjung pada Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

Koresponden: Tim JACX
Editor: Imam Santoso