Bavaslu Denpasar meminta KPU melakukan prakiraan cuaca selama pendistribusian logistik

Denpasar (JurnalPagi) – Badan Pengawas Pemilu (BAWASLO) Kota Denpasar, Bali meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melakukan berbagai upaya untuk mengamankan penyimpanan dan pendistribusian perbekalan pemilu 2024 akibat prakiraan cuaca buruk. . memberi Dan hujan yang terjadi baru-baru ini.

Anggota Bawaslu Kota Denpasar Nyi Wayan Eka Lestari mengatakan, “Peringatan dan tindakan pencegahan awal tersebut sudah kami komunikasikan kepada KPU Kota Denpasar agar prosedur logistik tetap berjalan sesuai aturan hukum. Hal ini sudah menjadi bahan pertimbangan KPU.” Minggu

Eka Lestri menyatakan prakiraan cuaca menjadi perhatian KPU Denpasar, antara lain gudang logistik sudah diberi karpet palet dan ditutup terpal plastik, sedangkan dalam proses pendistribusiannya menggunakan gerbong boks.

Kami masih memantau persiapannya hingga saat ini dan persiapan pemilu 2024 sedang berjalan. Pengaturan (Menata) logistik di luar kotak suara,” ujarnya.

Ketentuan di luar kotak suara antara lain daftar pasangan calon presiden dan wakil presiden, daftar calon tetap anggota DPD, DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten.

Selain itu, ada tanda pengenal Petugas Tata TPS, tanda pengenal Petugas KPPS, Perekat atau Lem, Pulpen, Spidol Kecil, Tanda Pengenal Saksi Capres, Saksi Partai Politik dan Calon DPD.

Sedangkan perlengkapan yang ada di dalam kotak suara antara lain surat suara, formulir, tinta, alat pemungutan suara, pembalut, stempel, dan bantuan tunanetra.

Koordinator Sumber Daya Manusia, Organisasi, Dinas Pendidikan Bavaslu Denpasar mengatakan: “Pengelompokan pengadaan menurut daerah pemilihan akan selesai pada 31 Januari 2024.”

Eka Lestri menambahkan, pendistribusian logistik ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kecamatan atau desa akan dilakukan pada H-2 Pemilu 2024.

Bavaslu Denpasar telah melakukan pengawasan melekat terhadap persiapan pemilu 2024 untuk memastikan prosesnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Lanjutnya, Pengawasan proses pengadaan dimulai pada 2 Oktober 2012 dan mogok kerja juga dimulai pada tanggal yang sama.

Kami melakukan pengawasan teknis dengan piket harian. Setiap tim piket menyampaikan laporan pemantauan dalam formulir Membentuk kata Eka Lestri.

Gubernur Kalteng: Sukseskan pemilu sebagai perwujudan nilai demokrasi
Bavaslu Kapuas Hulu Undang Saksi Partai Politik untuk Cegah Kecurangan Pemilu di TPS.

Koresponden: Ni Luh Rhismawati
Editor: Tafsir al-Tirmidzi
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *