jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juli 24, 2024

Intensitas karbon dalam dunia usaha di Indonesia telah dikelola dengan baik sejak tahun 2005

Jakarta (JurnalPagi) – Bank Dunia merekomendasikan Indonesia memperkuat kebijakan perdagangan yang mengarah pada transformasi hijau.

Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Sato Kahkonen mengatakan Indonesia telah menunjukkan kemajuan yang baik dalam memanfaatkan perdagangan untuk transformasi hijau, namun perlu penguatan untuk mengatasi beberapa tantangan yang menghambat transformasi ini.

“Intensitas karbon dalam perdagangan Indonesia telah dikelola dengan baik sejak tahun 2005. Namun, Indonesia tidak mampu memenuhi permintaan dalam hal daya saing dan ekspor barang dan teknologi ramah lingkungan,” kata Kahkonen pada Konferensi Isu Strategis Perdagangan Menuju Keberlanjutan di Jakarta. Ini memerlukan tindakan lebih lanjut,” katanya, Kamis.

Ia mengatakan ada tiga hal yang harus diperhatikan Indonesia. Pertama, meningkatnya permintaan global dan domestik terhadap barang-barang dan teknologi ramah lingkungan memberikan peluang besar bagi Indonesia.

Menurutnya, dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya, Indonesia memiliki potensi yang cukup besar dalam melakukan diversifikasi produk ramah lingkungan dengan kompleksitas yang lebih tinggi sehingga Indonesia dapat memanfaatkan potensi tersebut untuk memberikan manfaat dari sisi ekonomi dan mengatasi isu perubahan iklim.

Kedua, sektor swasta menjadi kunci penerapan diversifikasi produk ramah lingkungan. Oleh karena itu, pemerintah perlu membuat kebijakan yang dapat memfasilitasi pihak swasta dengan teknologi berkualitas tinggi dan biaya rendah.

Selain itu, ia juga menyarankan pemerintah menyederhanakan kebijakan untuk membantu sektor swasta meningkatkan skala usahanya.

Poin terakhir adalah perlunya menyelaraskan kebijakan perdagangan di Indonesia dengan pembangunan ramah lingkungan. Kahkonen menekankan, pemerintah Indonesia harus memikirkan kebijakan yang lebih pro-hijau.

Ini adalah kesempatan kita untuk mereformasi kebijakan perdagangan. “Reformasi yang saya usulkan dapat mendukung tujuan jangka panjang Indonesia,” ujarnya.

Mendag Sebut Kerjasama ASEAN Buka Potensi Ekonomi Ramah Lingkungan di Kawasan
Pemerintah menciptakan perdagangan dan investasi yang kuat melalui ekonomi hijau

Koresponden: Salafi Imamah
Editor: Ahmed Wijaya
Hak Cipta © JurnalPagi 2024