BAKTI menjelaskan perencanaan rencana anggaran SATRIA-2

JAKARTA (JurnalPagi) – Direktur Badan Komunikasi dan Akses Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (BAKTI Kemenkominfo) Fazileh Matar menjelaskan, perencanaan rencana anggaran Pendapatan Satelit-2 Republik Indonesia (SATRIA-2) menggunakan asing Pinjaman. Rencana.

Kami akan menggunakan SATRIA-2 menggunakan pinjaman luar negeri, siklus perencanaan pinjaman luar negeri. Jadi tahun ini kita berharap SATRIA-2 bisa hadir. Buku hijau Pinjaman luar negeri atau hibah luar negeri.

Lebih detailnya, Fazilah mengatakan pihaknya masih dalam tahap diskusi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPNAS) dan Kementerian Keuangan (KMENKEO).

Jokowi tegaskan konektivitas untuk persatuan bangsa seiring dibukanya BTS 4G

SATRIA-1 Bantu Sediakan Akses Telekomunikasi di Kawasan BTS 4G

Wanita bernama Inda ini mengatakan, karena adanya skema pinjaman luar negeri, SATRIA-2 kemungkinan akan dibeli paling lambat pada tahun 2025.

Sebab, tahapan pinjaman luar negeri memiliki skema yang berbeda dengan pembiayaan menggunakan APBN neto Rp.

“Sebelum tahapan apa pun perjanjian pinjamanKami akan melakukannya Permintaan informasi ke penyedia setelahnya perjanjian pinjaman Itu sudah ditandatangani dan kami bisa bersiap. Katanya: Oleh karena itu, jika disetujui, proses pembelian paling lama hingga tahun 2025.

Selain itu, Inda mengatakan nilai investasi pembangunan SATRIA-2 diperkirakan sekitar 860 juta dollar AS.

Sejauh ini BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika masih berencana menggunakan SATRIA-2 pada posisi orbit geostasioner atau juga sebagai satelit GEO seperti SATRIA-1.

Meski demikian, Inda mengatakan, pihaknya juga menjelaskan dengan koordinasi antarlembaga bahwa teknologi satelit kini sudah cukup fleksibel, mengingat kebutuhan internet masyarakat semakin meningkat dari waktu ke waktu.

SATRIA-2 seharusnya memiliki kapasitas 300 Gbps, dua kali lipat kapasitas pendahulunya, SATRIA-1.

Sama seperti SATRIA-1, SATRIA-2 nantinya akan melayani fasilitas umum yang tidak terhubung, antara lain fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, kantor pemerintahan desa, serta kantor pertahanan dan perbatasan.

Menkominfo Sebut BTS 4G dan SATRIA-1 ‘Sky Highway’ untuk Hubungkan RI

BAKTI Kominfo targetkan seluruh desa terhubung secara digital pada tahun 2025

Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *