jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 20, 2024

Jakarta (JurnalPagi) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia menyatakan pembentukan badan layanan umum Badan Warisan Indonesia (IHA) merupakan upaya melestarikan budaya Indonesia.

“Dengan berdirinya IHA, kita telah menciptakan sebuah tonggak penting dalam upaya pelestarian warisan budaya di Indonesia. Hal ini tidak hanya terkait dengan pengelolaan museum dan situs warisan budaya, tetapi juga bagaimana kita sebagai bangsa memanfaatkan dan merawatnya. kekayaan budaya yang kita miliki juga terkait.” Helmar Farid, Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan, mengeluarkan pernyataan hari ini.

Badan Layanan Umum yang didirikan pada 1 September 2023 dan baru resmi diresmikan di Yogyakarta pada Kamis (16/5), mempunyai visi untuk mengubah museum dan cagar budaya menjadi ruang terbuka bersama tempat pengetahuan sejarah dan kekayaan budaya.

Mendikbud Sebut IHA Menyalakan Obor “Keingintahuan” Generasi Muda.

Fort Wordburg hadir untuk program pariwisata ‘Malam di Museum’

Di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, IHA bertanggung jawab mengelola 18 museum dan 34 cagar budaya nasional, menjamin pelestarian dan pemanfaatan warisan budaya Indonesia secara optimal.

Hilmar menjelaskan, IHA diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan masyarakat yang berbudaya. Menurutnya, museum dan situs cagar budaya sebaiknya dikelola lebih terspesialisasi agar benar-benar menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan yang menyenangkan bagi masyarakat.

Hilmar menegaskan, museum dan cagar budaya sebagai warisan budaya memang harus dilindungi, namun yang lebih penting adalah memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Plt Direktur IHA Ahmad Mahendra menjelaskan, ada dua upaya untuk memenuhi komitmen IHA dalam melestarikan dan melestarikan warisan budaya dan sejarah Indonesia.

“Optimalisasi standar pelayanan dan pengelolaan serta upaya revitalisasi berkelanjutan yang merata di seluruh museum dan situs cagar budaya yang berada di bawah IHA merupakan kunci untuk meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, melalui IHA, Kemendikbud berkomitmen merumuskan dan melaksanakan prinsip pelestarian bangunan cagar budaya yang meliputi pemeliharaan fisik, pemahaman, dan sosialisasi pengetahuan tentang aspek budaya.

“Melalui pendekatan ini, IHA berupaya memastikan bahwa warisan budaya Indonesia secara keseluruhan terlindungi dan melestarikan nilai sejarah dan keasliannya untuk generasi mendatang,” tambah Ahmad.

Rangkaian peluncuran IHA ini sejalan dengan momentum perayaan Hari Museum Sedunia. Serangkaian kegiatan peluncuran juga akan digelar di hadapan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadim Anwar Makarim, di dua museum IHA, yakni Museum SongTer di Pacitan, Jawa Timur, dan Museum Benteng Vredeburg di Yogyakarta.

18 Museum dan 34 Cagar Budaya Nasional Resmi Menjadi Satu Badan

Indonesia akan pamerkan barang antik yang dikembalikan AS pada bulan Oktober

Nadiem: Badan Warisan Indonesia Kembangkan Museum Cagar Budaya

Koresponden: Pamela Sakina
Diedit oleh: Zita Mirina
Hak Cipta © JurnalPagi 2024