Arma keluar dari zona degradasi setelah mengalahkan Persia 3-2 di Bali

Gianyar, Bali (JurnalPagi) – Arma FC pertama kali berhasil keluar dari zona degradasi usai mengalahkan Persija Jakarta 3-2 pada laga ke-26 Liga 1 Indonesia 2023/2024 di bawah asuhan kapten I Wayan Dipta. Stadion, Kabupaten Gianyar, Bali, Senin sore.

Gol kemenangan striker Charles Lukoli Ngoi membuat tim tuan rumah untuk sementara keluar dari zona merah yang sempat membelenggu Armagh FC.

Tendangan pemain bernomor punggung 11 memanfaatkan umpan Echmed Molana membuahkan tiga poin.

Laga kedua tim berlangsung seru dan diwarnai dengan saling jual beli serangan antar pemain di bawah pengawasan wasit Tommy Manggupa.

Persija Jakarta unggul 1-0 melalui sundulan Marko Simic pada menit ke-12 memanfaatkan umpan Doni Terry Pamongkas.

Berselang 8 menit, Arma FC membalas hasil imbang 1-1 melalui sepakan Dedik Setiavan, penyerang tim ini pada menit ke-20.

Debut Widodo bersama Arma FC ditandai dengan kemenangan 3-2 atas Rans.

Pemain bernomor punggung 27 itu tak menyia-nyiakan umpan rekannya Charles Lukoli Ngoi.

Peluang kembali didapat tim Singo Gila setelah wasit menilai terjadi pelanggaran yang berujung penalti bagi Arma FC yang berhasil dikonversi Dedik Setiavan pada menit ke-36.

Mula-mula bola yang dihantam pemain bernomor punggung 27 membentur tiang gawang kanan dan beruntung bola mengarah ke gawang lawan.

Skor tetap 2-1 untuk keunggulan Arma FC saat kedua tim melaju ke semifinal.

Arma Terapkan Strategi Menyerang Untuk Pertahankan Poin Melawan Persija

Kemudian di babak kedua, tim besutan Thomas Dahl membalas dendam dan menyerang Arma.

Pada menit ke-56, Marko Simic kembali mencetak gol kedua atau “dol” tim berjuluk Macan Kamayoran itu melalui sundulannya lagi setelah memanfaatkan umpan Ryo Matsumura.

Persija Jakarta mendapat banyak peluang, namun beberapa kesalahan pemain membuat bola tidak bisa dikonversi menjadi gol.

Selain itu, pada menit ke-58, Mohammad Ferrari, salah satu pemain Persepolis, terpaksa mengganti bajunya setelah mendapat kartu merah.

Permainan dengan hanya 10 pemain memberi keunggulan bagi tim tuan rumah dan terus menyerang Persepolis.

Peluang tersebut disempurnakan oleh striker Arma FC Charles Lukoli Ngoi yang mencetak gol ketiga untuk mengubah kedudukan menjadi 3-2 di penghujung babak kedua.

Persija Tetap Kuat Lawan Arma FC Meski Absen Pemain Utamanya

Dengan kemenangan tersebut, Arma FC kini naik dari peringkat 16 ke peringkat 15 dengan perolehan 27 poin dan otomatis keluar dari zona degradasi klasemen Liga 1 Indonesia.

Saat ini Persita Tangerang berada di zona degradasi dengan perolehan poin yang sama dengan Arma FC yakni 27 poin, namun selisih selisih gol hingga laga ke-25.

Presta Tangerang akan memainkan laga ke-26 melawan PSS Salman pada Selasa (27/2) di Stadion Manahan Sulu.

Sementara itu, Persija Jakarta berada di peringkat kedua belas dengan 32 poin.

berbaris

Arma FC: Julian Garcia Schwarzer, Bagas Adi Nogroho, Snyder Julian Guevara, Arkhan Fekri, Mohammad Rafali, Charles Lukoli Ngoi, Jayous Hariono, Achmed Molana, Dedik Setiavan, Dandi Santoso, Yohan Ahmad Farizi.

Pelatih kepala: Widodo Cahiono Potro

Persija Jakarta: Andreyani Ardiyasa, Elham Rio Fahmi, Rio Matsumura, Siahrian Abhimanio, Marko Simic, Firza Endika, Ondrei Kudla, Hanif Abdraf Sajabandi, Mohammad Ferrari, Rizki Ridu Ramadani, Doni Terry Pamunkas.

Pelatih kepala: Thomas Dahl

Klasemen Liga 1: Penghuni empat kategori pertama tak berubah

Koresponden : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Redaktur: Junidi Soswanto
Hak Cipta © JurnalPagi 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *