Aplikasikan rangkaian skin care pada malam hari, wajah akan glowing

Tempo Co, Jakarta – Urutan perawatan kulit yang benar dapat mempengaruhi hasil dan manfaat dari perawatan kulit itu sendiri. Memiliki rutinitas perawatan kulit yang baik dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mengurangi berbagai masalah kulit seperti jerawat, komedo, kerutan wajah, dan hiperpigmentasi. Perawatan kulit juga terbukti dapat menjaga keremajaan kulit karena memenuhi nutrisi dan kebutuhan kulit wajah. Rutinitas perawatan kulit yang benar di pagi hari hampir sama dengan di malam hari, Anda hanya perlu menambahkan tabir surya.

Perlu kamu ketahui bahwa malam hari adalah waktu terbaik untuk mengaplikasikan skin care pada wajah karena proses penyerapan produk akan lebih sempurna saat kulit kita dalam keadaan tenang. Bisa digunakan dari jam 8 sampai jam 11 malam. Rata-rata, sekitar 90% orang masih melakukan rutinitas perawatan kulit malam hari yang salah, jadi penting untuk mengetahui rutinitas perawatan kulit yang benar untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Yuk, simak informasi rejimen perawatan kulit menurut dokter kulit di sini

1. Gunakan penghapus riasan

Langkah ini perlu dilakukan, artinya menggunakan makeup remover untuk membantu membersihkan sisa riasan yang sulit dihilangkan. Salah satu jenis make up yang bisa membandel adalah make up waterproof. Makeup remover ini juga mampu membersihkan debu dan kotoran yang menempel di wajah.

2. Cleanser atau sabun pembersih

Gunakan pembersih atau sabun pembersih dan pijat dengan lembut dan jangan terlalu banyak menggosok area wajah selama satu menit. Setelah satu menit, bilas dengan air bersih dan keringkan wajah dengan tisu atau handuk. Sabun pembersih dapat dipilih berdasarkan jenis kulit

Kulit kering cocok menggunakan sabun pembersih yang terbuat dari niacinamide dan collagen yang dapat membersihkan wajah sekaligus melembabkan kulit tanpa terasa kencang.

Kulit berjerawat dan berminyak cocok menggunakan sabun pembersih dengan tekstur gel atau busa. dari produk yang mengandung Natrium lauril sulfat alias SLS atau zat yang menghasilkan busa dalam cairan pembersih. SLS dapat menyebabkan iritasi kulit dan mengganggu penghalang kulit.

3. Eksfoliasi

Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati untuk menggantikannya dengan sel kulit baru. Proses ini bisa dilakukan dengan menggunakan produk scrub dan gosokan lembut dengan gerakan melingkar. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat mengiritasi kulit wajah. Perlu diingat bahwa eksfoliasi idealnya hanya dilakukan 1-2 kali seminggu tergantung jenis kulit Anda.

4. Gunakan toner wajah

Toner adalah produk perawatan kulit, biasanya dalam bentuk cair, yang dioleskan ke kulit setelah membersihkan wajah dengan sabun cuci muka atau pembersih lainnya. Tujuan utama penggunaan toner adalah untuk mengembalikan pH kulit yang mungkin terganggu setelah proses pembersihan, serta menyegarkan dan membantu melembabkan kulit. Jika Anda memiliki masalah kulit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit sebelum menggunakan toner untuk menghindari masalah kulit lebih lanjut.

Penggunaan toner dapat disesuaikan dengan fungsi toner yang digunakan.

  • Menggunakan toner bebas kapas berfungsi untuk membersihkan kotoran berlebih, melembabkan, melembabkan, dan menyejukkan kulit.
  • Menggunakan toner menggunakan kapas dengan cara diusapkan secara merata ke seluruh wajah terutama di area T-Zone (dahi, hidung dan dagu) dapat mengangkat sel kulit mati dengan bantuan kapas yang kita gunakan. .

5. Taruh di wajahku

Berbagai jenis serum wajah tersedia di pasaran dan setiap jenis serum memiliki kandungan yang berbeda sesuai dengan tujuan perawatannya. Pastikan untuk menggunakan jumlah yang tepat dan jangan menggunakan serum terlalu banyak karena akan menyebabkan iritasi atau jerawat pada kulit. Setelah menggunakan serum, tunggu beberapa saat sebelum mengaplikasikan pelembab atau produk perawatan kulit lainnya.

6. Menggunakan serum mata

Serum mata diformulasikan khusus untuk area mata, biasanya dalam bentuk cair atau gel. Dapat digunakan dengan cara mengoleskan serum secukupnya pada jari manis, dioleskan dan dilakukan gerakan memutar pada area mata. Penggunaan serum mata secara teratur dapat membuat garis mata lebih halus dan kurang terlihat serta membantu menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata.

7. Gunakan krim malam

Selain itu krim malam dapat dioleskan secara merata ke seluruh kulit wajah dengan pijatan ringan. Sebagian besar krim malam pada produk ini memiliki kandungan whitening yang membantu mencerahkan kulit wajah dan mengurangi kemerahan bekas jerawat.

8. Gunakan lip balm

Langkah terakhir adalah kamu bisa menggunakan lip balm sebagai lip treatment yang berfungsi melembabkan bibir agar tidak pecah-pecah. Lip balm juga dapat mengandung bahan aktif seperti ekstrak tumbuhan atau vitamin yang dapat membantu menjaga bibir tetap lembut dan kenyal serta melindungi dari dinginnya udara malam.

Nah, ini dia skin care routine yang bisa kamu lakukan setiap malam agar kulit tampak lebih sehat dan cerah. Ini mungkin berguna.

Membaca: Perhatikan urutan pemakaian skin care untuk hasil yang maksimal

Selalu update informasi terbaru. Simak berita terhangat dan terpilih dari situs Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram.

Anissa Navadila

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *