jurnalpagi.com

Berita Online Terlengkap Indonesia

Juni 16, 2024

JAKARTA (JurnalPagi) – Nathan Ake mengatakan timnas Belanda harus mewaspadai penyerang pendiam asal Argentina Julian Alvarez saat keduanya bertemu di babak perempat final Piala Dunia 2022, Jumat (12/9).

Alvarez terkesan untuk Argentina di Qatar, mencetak gol dalam pertandingan grup terakhir mereka melawan Polandia dan kemenangan babak 16 besar mereka atas Australia.

Striker berusia 22 tahun itu juga tampil mengesankan sejak bergabung dengan Manchester City dan Ake yang juga bermain untuk klub Inggris itu mengingatkan rekan senegaranya di Belanda untuk tidak meremehkan kemampuan pemain Argentina itu meski sifatnya pendiam.

Kalahkan Australia 2-1, Argentina Tantang Belanda di Perempat Final
Belanda melaju ke perempat final dengan mengalahkan Amerika Serikat

“Sebagai pemain, dia sangat teknis, sangat sulit untuk ditunjukkan bahkan dalam latihan, sangat tajam, finishing bagus, jadi akan sulit,” kata Ake.

Dia adalah pemain yang luar biasa tetapi di luar lapangan dia juga orang yang hebat. Dia sedikit pendiam.

Dia masih belajar bahasa Inggris dan berasal dari lingkungan yang berbeda, jadi semuanya baru baginya, tapi dia beradaptasi dengan sangat baik.

Belanda telah mengalahkan juara Afrika, Asia dan Amerika Utara di Piala Dunia ini dan Amerika Selatan adalah target mereka saat ini.

Ake mengatakan mencoba menghentikan Lionel Messi akan menjadi “tantangan yang bagus” dan dia tidak sabar menunggu dua tim ikonik Piala Dunia itu bertemu.

Scaloni Senang Bertemu Idolanya Van Gaal di Perempat Final Piala Dunia

“Fans Argentina sangat bagus, mereka selalu ada, mereka menciptakan atmosfer yang luar biasa,” ujarnya.

Mereka mencintai sepak bola, mereka pergi menonton sepak bola dan menikmatinya dan sebagai pesepakbola Anda menginginkan atmosfer itu.

Argentina mengalahkan Belanda melalui adu penalti di semifinal Piala Dunia 2014 setelah bermain imbang 0-0 di Sao Paulo.

Louis van Gaal adalah pelatih Belanda dulu dan sekarang. Ake mengatakan para pemain ingin melakukannya dengan baik untuk pelatih sebelum dia mengundurkan diri di akhir turnamen.

“Dia memiliki dampak besar pada kami sejak dia tiba, dia sangat lugas dan membuat semua orang tahu apa yang dia lakukan,” kata Ake tentang Van Gaal.

“Jika Anda seorang starter atau jika Anda berada di bangku cadangan, Anda tahu persis apa yang harus dilakukan di tim ini.

“Saya pikir itulah yang membereskan semuanya bagi kita.”

Menurut Ake, Van Gaal juga sosok yang tak butuh simpati setelah dirawat karena kanker prostat.

“Ini sangat menginspirasi,” kata Ake.

“Dia tidak pernah benar-benar membicarakannya, jadi saya pikir itu bagian besar darinya.”

Maroko masuk perempat final dengan menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti
Tur Stadion Piala Dunia 2022 di Doha Metro

Koresponden: Aditya Eko Sigit Vikasono