5 destinasi teratas di Arab Saudi yang patut Anda masukkan ke dalam bucket list perjalanan Anda

Arab Saudi adalah negara tempat sejarah, tradisi, dan keindahan alam berpadu dalam sebuah pengalaman tak terlupakan.

Laman Hindustan Times pada Sabtu (24/3) merekomendasikan lima destinasi teratas di Arab Saudi yang bisa Anda kunjungi untuk pengalaman berbeda.

1. Tur kereta kuda eksklusif di Hegra

Hegra, Situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Arab Saudi, merupakan destinasi ideal bagi pecinta alam dan penggemar ekowisata. Dengan luas 52 hektar, destinasi ini memiliki 131 makam menakjubkan dan bebatuan yang tak terhitung jumlahnya.

Pengunjung yang mencari pengalaman unik dapat menaiki kereta dan melihat indahnya langit malam Hegra sebagai bagian dari tur pribadi. Di sini, narator atau pendongeng lokal memandu wisatawan dan memberikan informasi mendalam tentang sejarah Hegra yang menakjubkan.

Arab Saudi Bangun Taman Hiburan Dragon Ball Pertama di Dunia

2. Rasakan musim dingin di Arab Saudi

Wilayah utara Arab Saudi memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan semak beku dan puncak gunung yang tertutup salju sambil menyaksikan unta menunggangi badai musim dingin yang ajaib.

Rayakan debu musiman seperti penduduk setempat dengan berkendara ke barat laut Tabuk atau menunggangi unta Arab untuk pengalaman cuaca musim dingin yang tidak akan Anda lupakan. Kemudian, pilihlah dari berbagai aktivitas musiman lainnya, termasuk hiking, berkemah, dan naik kereta luncur.

Salah satu aktivitas yang bisa Anda lakukan adalah berpetualang ke Jabal Al Luz yang dalam bahasa Arab berarti Gunung Almond. Dengan luas 2.549 meter, gunung ini merupakan gunung tertinggi di provinsi Tabuk dan satu-satunya tempat di Arab Saudi yang hampir setiap tahun turun salju dan sangat cocok untuk pendakian musim dingin.

Cristiano Ronaldo dan Anaknya Menikmati Pantai di Arab Saudi

3. Gunung Al-Qura

Desa Al-Qura dan pegunungannya terletak 25 menit berkendara ke timur dari Al-Hofuf menuju Taman Nasional Al-Ahsa. Di puncak gunung Al-Qura yang menakjubkan, tafsir bahasa Arab terhadap nama-nama tempat di dekatnya menjadi sangat penting.

Al-Ahsa, nama provinsinya, berarti “sungai yang mengalir”, sedangkan Hafuf, kota utamanya, berarti “angin bersiul”. Puncaknya berada 75 meter di atas permukaan jalan dan 205 meter di atas permukaan laut, namun untuk mencapai puncaknya tidak memerlukan usaha yang berarti dan menawarkan pemandangan 360 derajat Al-Ahsa yang tiada duanya.

Yang membuat pengunjung takjub bukan hanya pemandangan dari puncak gunung, tapi juga gua-gua mistisnya. Gua-gua ini merupakan hasil dari Gunung Al-Qura yang terletak di perbatasan timur Dataran Tinggi Shadqom dan menghubungkannya dengan Kuwait dan Irak dari utara serta Gurun Rab Al-Khali dari selatan.

Pelapukan subaerial yang disebabkan oleh hujan dan sungai, bukan air tanah, telah menciptakan lengkungan, gua, dan formasi mirip jamur. Proses ini juga menciptakan lembah sempit dan jalur interior di puncak gunung, yang wajib dilihat.

Arab Saudi Jadikan Objek Wisata Negaranya Populer di Indonesia

4. Jelajahi sejarah Arab di Diriyah

Di distrik bersejarah Deiryah terdapat Bejiri Terrace, destinasi bersantap premium dengan 20 restoran dan kafe indah yang menghadap ke Situs Warisan Dunia UNESCO Al-Tarif, tempat kelahiran Arab Saudi.

5. Melihat tepian Laut Merah

Laut Merah terkenal dengan pemandangannya yang masih asli dengan sistem karang penghalang terbesar keempat di dunia, 90 pulau yang belum tersentuh, pegunungan dan hutan bakau, semuanya di satu tempat. Ini adalah tujuan untuk petualangan, kesenangan dan pengalaman unik.

Anda juga dapat melihat penyu, gurita dan ikan langka serta menikmati aktivitas air seperti scuba diving, snorkeling, kayak, dan berperahu.

Laut Merah memang merupakan tempat yang sempurna untuk eksplorasi menyelam guna menjelajahi bangkai kapal dan lokasi penemuan di dekatnya. Orang dewasa juga bisa terbang melawan indahnya matahari terbenam di Laut Merah.

Rasakan Keajaiban Situs Warisan Dunia Pertama Arab Saudi

Sandiaga bertemu Menteri Pariwisata Saudi di London untuk meninjau perkembangan pariwisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *