GEJALA VIRUS ZIKA

Setelah mengenal tentang virus Zika, akan lebih baik jika anda mengetahui bagaimana Gejala Virus Zika. Karena jika anda mengetahui gejala yang ditimbulkan saat terserang virus ini, maka anda akan lebih cepat mengenali dan menanggulanginya ketika virus ini mulai menyerang.

Virus Zika adalah virus yang belakangan ini sedang hangat dibicarakan. Layaknya demam berdarah (dengue) infeksi virus Zika juga terjadi melalui perantara gigitan nyamuk Aedes, terutama spesies Aedes aegypti. Penyakit yang disebabkannya dinamakan sebagai Zika, penyakit Zika (Zika disease) ataupun demam Zika (Zika fever).

Virus Zika yang telah menginfeksi banyak manusia di berbagai belahan dunia ini dapat menimbulkan beberapa tanda atau gejala ketika menyerang penderitanya. Gejala Virus Zika yang ditimbulkan adalah seperti demam, nyeri sendi, konjungtivitis (mata merah), dan ruam.

GEJALA VIRUS ZIKA (1)

Gejala Virus Zika ini sebenarnya hampir sama dengan gejala yang ditimbulkan pada penderita penyakit demam berdarah dan chikungunya. Hal ini dapat terjadi mengingat penyebabnya adalah sama sama dari gigitan nyamuk. Nah gejala yang ditimbulkan ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga satu minggu.

Nah ini merupakan gejala awal yang biasanya pertama kali akan terjadi ketika anda mulai terinfeksi virus yang pertama kali ditemukan pada seekor monyet resus di hutan Zika, Uganda, pada tahun 1947 ini. Namun itu hanya sebagian dari gejala awal yang menandakan adanya indikasi penyakit ini.

Gejala Virus Zika yang lainnya yang umumnya terjadi pada seseorang yang terjangkit virus ini diantaranya adalah sakit kepala, nyeri di belakang mata, dan lelah yang sangat berlebihan. Gejala ini sebenarnya merupakan gejala yang bersifat ringan dan berlangsung hingga sekitar satu minggu.

GEJALA VIRUS ZIKA (2)

Mengenai periode inkubasi virus Zika masih belum diketahui, namun kemungkinan berlangsung hingga 2-7 hari sejak pasien terpapar virus ini (terkena gigitan nyamuk penjangkit). Dari lima orang yang terinfeksi virus Zika,biasanya hanya satu orang yang kemungkinan menjadi sakit akibat virus ini. Akan tetapi walaupun jarang, ada kemungkinan dapat terjadi kasus berat yang memerlukan penanganan lebih lanjut di rumah sakit, bahkan kematian.

Gejala Virus Zika yang terjadi ini akan memicu gejala yang lebih serius. Dan transmisi virus Zika yang terjadi di dalam kandungan dikaitkan dengan terjadinya mikrosefali dan kerusakan otak pada janin. Mikrosefali adalah kondisi dimana lingkar kepala lebih kecil dari ukuran normal.

Namun hal ini masih mejadi bahan penelitian dibeberapa negara. Dan biasanya untuk mengetahui apakah seseorang terkena virus ini, maka pemeriksaan lebih lanjut sangat dibutuhkan. Salah satu tes yang dapat dilakukan adalah tes tes darah. Tes ini bertujuan untuk mendeteksi asam nukleat virus, mengisolasi virus, atau uji serologis. Selain melalui pengambilan darah yang biasanya dilakukan pada 1-3 hari setelah gejala muncul, urine dan air liur juga dapat menjadi bahan uji pada hari ketiga hingga hari kelima.

Dan hingga saat ini, belum ditemukan obat yang pasti untuk menyembuhkan penyakit ini. Namun jika anda sudah merasakan Gejala Virus Zika. Sebaiknya perbanyak meminum air putih untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Selain itu anda juga perlu mengkonsumsi obat pereda rasa sakit untuk meredakan demam dan sakit kepala, serta istirahat yang cukup. Penggunaan aspirin dan obat anti peradangan nonsteroid lainnya tidak direkomendasikan sebelum kemungkinan pasien terkena dengue dapat dihilangkan.

Demikianlah informasi mengenai Gejala Virus Zika yang dapat kami sampaikan kepada anda. Semoga bermanfaat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons