Gila! Es Teh campur Air Limbah Rel ternyata dijual di Monas

Petugas Satpol PP Jakarta Pusat baru-baru ini menangkap seorang pedagang minuman di kawasan Monumen Nasional (Monas). Penjual berinisial S (44) itu diduga menjual es teh manis bercampur limbah air tetesan rel.

Pedagang S diamankan di Silang Timur Monas pada Kamis (10/3) sekitar pukul 14:00 WIB. Kasatpol PP Jakarta Pusat, Iyan Sopiyan Hadi menduga S menggunakan air kotor untuk meracik es teh manis yang dijualnya.20160311150255-1-es-batu-di-monas-005-dru

Tak hanya proses pembuatannya saja yang memanfaatkan air comberan dari rel kereta api, diduga jerigen yang digunakan untuk menampung es teh pun tidak layak dan kotor. Parahnya lagi, diduga gelas plastik minuman es teh tersebut merupakan sisa pemulung, sebagaimana diungkapkan Kasatgas Pol PP Kecamatan Gambir, Harry Apriyanto, Jum’at (11/3/2016) malam.

“Jadi memang kaya gini ini udah dicurigai anak-anak, soalnya dagangannya enggak habis-habis. Makanya diikuti ke arah Jl Veteran, eh benar, di dekat tiang rel kereta ada paralon, naik airnya ditampung dari sana,” bebernya.
“Jadi mereka itu menjajakan dagangan berupa minuman yang airnya berasal dari tetesan rel kereta, dan itu sangat kotor,” ucap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Pusat, Iyan Sophian Hadi, Jum’at (11/3/2016).
“Rasanya apa sama kayak esteh asli makanya orang ngga curiga?” ujar pemilik akun kamido. “Bonengan gan. Mau nyobain,” imbuh netter berakun tujuh.tiga. “Cobain aja gan kalo pengen tau mah,” netter ini mencoba menjawab komentar-komentar sebelumnya.

Sejak mencuatnya kabar ini, Satpol PP Jakarta Pusat langsung menindak lapak Pedagang Kaki Lima di sekitar lokasi kejadian. “Lapaknya langsung diangkut,” jelas Iyan Sopiyan seperti dilansir dari Merdeka. Pihak Satpol PP juga akan mengecek pedagang kopi keliling yang ada di sekitar Monas.

Updated: March 13, 2016 — 11:16 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons