MAKANAN KHAS NUSANTARA BESERTA DAERAHNYA

Soal Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya sebenarnya sudah tidak diragukan lagi, pokoknya banyak dan dijamin lezat. Setiap daerah di Nusantara akan memperkenalkan sendiri masakan atau makanan khas mereka. Jika Anda sudah berkeliling Indonesia pasti Anda tidak akan mengingat tempat wisatannya saja tapi makanan khasnya pun akan selalu terngiang dipikiran Anda.

34 Provinsi belum lagi dipecah disetiap Kota-kota memiliki ragam masakan atau makanan tersendiri, jika dihitung-hitung bisa ratusan bahkan ribuan macam segala jenis makanan. Maka oleh karena itu untuk merasakan semua masakan atau Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya tentu kita harus mengeluarkan kocek yang besar untuk sekedar berkeliling berburu kuliner, namun karena untuk berkeliling Indonesia itu memerlukan uang yang sangat banyak jadi minimal kita mengetahui Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya saja sudah cukup tinggal kita bisa mencarinya di jualan dekat-dekat rumah kita atau kita coba sendiri membuatnya.

Nah untuk sekedar informasi tentang Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya tersebut disini kami telah memilih hanya 5 Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya yang bisa kami bagikan kepada Anda pada artikel kali ini. Langsung saja Anda lihat informasinya dibawah ini.

1. PendapMakanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya (2)5 Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya yang pertama kami berikan kepada Anda adalah makanan khas Bengkulu yang bernama Pendap. Makanan ini sering diburu wisatawan sebagai oleh-oleh untuk dibawa ke daerah asal mereka, apalagi pada musim liburan Lebaran seperti saat ini.pendap terbuat dari bumbu-bumbu yang beraneka ragam, seperti bawang putih, kencur, dan cabai giling. Kemudian, bahan-bahan itu dicampur merata dengan parutan kelapa muda.

2. Otak-otakMakanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya (1)Untuk selanjutnya informasi tentang 5 Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya adalah salah satu makanan khas di Kepulauan Riau, baik di Batam, Tanjung Pinang, maupun di Pulau Penyengat yang makanan itu diberi nama Otak-otak. Pokoknya dimanapun kita makan, penganan ini tidak pernah ketinggalan. Di sini terdapat dua jenis otak-otak yaitu otak-otak yang terbuat dari ikan dan dari cumi yang lebih pedas. Otak-otak ini dibungkus dengan daun pisang, yang kemudian dipanggang.

3. Rujak cingurMakanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya (5)5 Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya yaitu tepatnya di Surabaya adalah makanan Rujak Cingur. Dalam bahasa Jawa kata “cingur” berarti “mulut”, hal ini merujuk pada bahan irisan mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur biasanya terdiri dari irisan beberapa jenis buah-buahan seperti ketimun, krai (sejenis ketimun khas Jawa Timur),bengkoang, mangga muda, nanas, kedondong dan ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo dan cingur serta sayuran-sayuran seperti kecambah/tauge, kangkung dan kacang panjang. Semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam dan irisan tipis-tipis pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diuleg, itu sebabnya rujak cingur juga sering disebut rujak uleg.

4. Juhu SingkahMakanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya (1)Juhu Singkah adalah 5 Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya yang berada di Kalimantan Tengah atau Anda bisa menjumpai makanan ini di Kota Palangkaraya, Kalteng. Makanan yang terbuat dari umbut rotan ini lebih lezat bila dipadukan dengan ikan betok. Umbut rotan diperoleh warga dengan mencarinya di sekitar hutan tempat mereka tinggal.

5. Lapa-LapaMakanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya (3)5 Makanan Khas Nusantara Beserta Daerahnya yang kelima kami beri tahukan adalah makanan khas sulawesi tenggara yaitu lapa-lapa. Lapa-lapa mempunyai rasa yang guri dan enak, apalagi dikonsumsi dengan ikan kaholeonarore (ikan asin) semakin menambah selerah makan. Kuliner ini jika di jawa mungkin lebih di kenal dengan lepet / lepat, tetapi cara memasak lapa-lapa berbeda dengan lepet/ lepat karena jika lapa-lapa berasnya dimasak bersama-sama santan, sampai setengah matang lalu diangkat. Kemudian didinginkan, dan selanjutnya dibungkus dengan bale (janur). Setelah itu direbus kembali sampai matang. Supaya rasanya lebih guri, lapa-lapanya dikukus agak lama.

Gimana para pecinta kuliner berminat menyantap makanan tersebut, silahkan Anda coba kunjungi daerahnya atau Anda pelajari resep membuatnya mudah-mudahan rasanya sama dengan rasa di tempat asal dari makanan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons