BERGERAK TERLALU SEMANGAT, SEPATU PASKIBRAKA CANTIK INI TERLEPAS

sepatu lepas paskibrakaMoment perayaan Hut RI tak lepas dari upacara penaikan atau penurunan bendera Merah Putih. Upacara ini dilaksanakan dengan khidmat dan khusuk karena upacara ini adalah sakral dan dilaksanakan hanya satu tahun sekali. Namun dibalik semua itu tetap saja ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan yang terkadang membuat orang tak bisa menahan tertawanya.

Mulai dari gerakan atau langkah kaki yang salah, bendera yang terbelit, barisan yang tertinggal dan masih banyak lagi. Hal ini memang terkadang memunculkan kocak tawa padahal upacara tersebut haruslah benar-benar berjalan dengan baik.

Dan kejadian lucu pada upacara bendera pada tahun ini pun kembali terulang. Kejadian lucu tersebut terjadi pada saat upacara bendera HUT RI 70 Tahun yang diselenggarakan oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan 19 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (17/8). Salah seorang anggota Paskibraka harus kehilangan satu sepatunya saat mengibarkan bendera.

Awal mula cerita saat dara cantik bernama Putri ini hendak bergerak menuju ke tiang bendera. Akibat terlalu bersemangat, satu sepatunya terlepas saat dia melangkah. Alhasil, dia harus nyeker dengan satu sepatu selama mengibarkan bendera.

“Malu sih mas, tapi mau bagaimana lagi kita tidak bisa berhenti di tengah-tengah dan harus tetap menjalankan tugas,” ujarnya sembari tersipu mengingat kejadian itu.

Namun, Putri tetap tak bisa menahan senyumnya saat satu sepatunya terlepas terjadi. Kejadian ini juga tak pelak menjadi perhatian peserta upacara yang cekikikan karena melihat Putri.

Meski sepatu Putri terlepas akan tetapi tidak mengurangi khidmat upacara yang dipimpin oleh Direktur Utama RNI Didik Prasetyo tersebut.

Hal ini memang sejatinya tidak akan pernah terjadi namun terkadang nasib apes melanda para petugas pengibaran bendera tersebut. Ya mudahan-mudahan pada upacara Hut RI ditahun-tahun berikutnya tidak ada lagi kesalahan-kesalahan kecil atau kesalahan fatal yang dapat mengurangi rasa khidmat saat orang-orang atau para petinggi di Negara ini yang sedang mengikuti upacara tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons