HEBOH, POLISI MENIKUNG LAYAKNYA VALENTINO ROSSI

polisi menikung seperti pembalapDalam peraturan yang sebenarnya, polisi menjadi salah satu panutan bagi semua masyarakat di segala hal. Terlebih lagi dalam hal berkendara. Seorang polisi terutama polisi lalu lintas notabenenya mengajarkan masyarakat untuk berkendara dengan baik dan benar. Namun nyatanya justru kebalikannya karena ada polisi yang mengendarai sepeda motor tapi tidak mementingkan keselamatan. Di jalanan ada seorang Polisi menikung layaknya Valentino Rossi, tentu cara berkendara seperti ini tidak layak diajarkan kepada masyarakat. Hal ini tentu saja membuat sejumlah forum biker di dunia maya hari ini dihebohkan dengan foto seorang berseragam polisi yang menggeber motornya di tikungan.

Dalam foto tersebut, tampak sang pengendara motor menikung sampai nyaris rebah kejalanan. Aksi yang terbilang cukup berbahaya ini lazimnya dilakukan para pembalap motor GP.

Sepintas, polisi itu tampak menggunakan motor Kawasaki Ninja 150 dengan ban kecil atau yang disebut ban cacing di kalangan biker. Dan masih memakai seragam kepolisian yang lengkap.

Jika dilakukan seorang pembalap profesional tentu bukan hal yang aneh. Tetapi jika seorang Polisi menikung layaknya Valentino Rossi tentu jadi perhatian dan mengundang komentar dari masyarakat ataupun netizen.

“Untuk menikung seperti itu minimal kecepatan 80-100 km per jam. Sebenarnya tidak sulit asal mengerti tekniknya,” kata seorang penghobi balap motor, Rabu(5/8).

Beberapa masyarakat juga berkomentar melalui dunia maya tentang hal ini.

“Ada yang berani membalap? :P” tulis seorang netizen.

Ada juga yang komentar. “Saat latihan di sirkuit.”

Hingga saat ini belum diketahui dimana polisi itu melakukan aksinya. Identitas dari polisi tersebut juga belum dapat dilacak karena Pelat nomor yang digunakan tidak terlihat karena difoto dari kejauhan. Di sekitar lokasi tikungan juga tak terlihat tanda-tanda khusus.

Namun hal ini tentu tidak patut dicontoh oleh masyarakat jika tidak mempunyai keahlian khusus dalam berkendara. Telebih lagi jika tidak memakai alat pengaman dengan benar layaknya seorang pembalap.

Hal ini juga dirasa bukan hanya membahayakan dirinya sendiri tetapi berbahaya juga bagi pengguna jalan umum lainnya karena menikung seperti itu perlu teknik yang baik, kesigapan dll. Bisa saja saat melakukan tikungan seperti sang pengendara tersebut berbuah naas yaitu terbalik dan bertabrakan dengan pengendara lainnya. Menikung layaknya seorang pembalab moto GP mungkin sah-sah saja jika di tempat yang aman bukan jalan raya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015