ANGGOTA DEWAN FOTO-FOTO, NETIZEN DIBUAT HEBOH

Buntut beredarnya foto anggota DPRD Purwakarta yang foto-foto asyik di sela kunjungan kerja mereka, Pimpinan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Purwakarta menyimpulkan tiga kader mereka di DPRD Purwakarta, tidak menjunjung etika dan membawa malu bagi institusi partai.

Kesimpulan pimpinan partai itu terkait beredarnya foto kader mereka, yakni Ujang Rosadi kedapatan sedang bertato di sela kunjungan kerja di Bali. Foto Ujang Rosadi tengah bertato sendiri beredar di dunia maya.

Kami sudah panggil dan periksa kader kami di DPRD yang pergi ke Bali. Kesimpulan sementara dalam pemeriksaan itu kader kami terindikasi melanggar etika kader partai. Sanksinya bisa Pergantian Antar Waktu (PAW),” ujar Sekretaris DPC PDIP Purwakarta, Gatot Sriyono melalui ponselnya di Purwakarta, Selasa (2/6/2015) petang melalui jabar.tribunnews.com. Tidak hanya Ujang Rosadi, PDIP juga memanggil semua kadernya di DPRD yang ikut melakukan kunjungan kerja ke Bali.

Semua kader kami yang pergi ke Bali kemarin dalam rangka kunjungan kerja juga kami panggil, mereka diperiksa pimpinan, apa benar mereka kunker atau malah sebaliknya,” ujar Gatot.
Berdasar pada pemeriksaan itu, saat ini kata Gatot pimpinan partai tengah membahas keberlangsungan kader mereka di DPRD. Termasuk, membahas sanksi seperti apa yang akan dijatuhkan.

“Sanksi ringan berupa peringatan, lisan atau tulisan. Itu pun bertahap SP 1 hingga 3. Sanksi berat berupa rekomendasi penggantian keanggotaan di DPRD‎. Kalau fatal, bisa PAW,” ujarnya.

Kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Purwakarta menilai sebagian DPRD Purwakarta kampungan.

“Itu tindakan kampungan, memalukan. Kalau memang sedang kunker, yang di share itu kegiatannya seperti apa, bukanb sedang telanjang di pantai lalu sedang bertato,” ujar Ketua HMI Purwakarta Goparudin di Purwakarta, Rabu (27/5).
Wakil Ketua DPRD Purwakarta, Neng Supartini menyebut sejumlah anggota DPRD Purwakarta baru, periode 2014-2019 yang baru dilantik tahun lalu memang masih perlu banyak adaptasi dengan kehidupan mereka sebagai anggota dewan.

“Semua orang juga banyak maunya. Dan anggota dewan yang baru terpilih dan menjalankan kerjanya ini memang butuh adaptasi,” ujar Neng kepada Tribun di Purwakarta, kepada jabar. tribunnews.com.

anggota-dprd-purwakarta-tengah-pelesiran-di-bali_20150525_130358

thumb_189982_02162327052015_Anggota_Dewan_di_Pulakarta_di_tato

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015