DEMI MENYENDIRI SEORANG KAKEK MENGGALI GUNUNG UNTUK TEMPAT TINGGAL

Cukup menakjubkan sekali ketika orang mengetahui apa yang telah dilakukan seorang kakek dari negara China ini. Ya ada-ada saja yang dilakukan dirinya hanya untuk mendapatkan keinginannya.  Kakek ini bernama Xu Wenyi, seorang petani asal China, dia telah nekat menggali gunung untuk tempat tinggal setelah bercerai dengan istrinya. Mungkin akan berat dilakukan jika dilakukan sendiri tanpa bantuan alat berat belum lagi resiko tanah-tanah yang longsor dapat membahayakannya namun karena niat yang kuat akhirnya mengalahkan itu semua.

Setelah bercerai, Xu Wenyi mencari tempat yang bisa digunakannya untuk menyendiri. Jadilah, selama enam tahun pria ini menggali sebuah lubang untuk dijadikan gua tempat tinggalnya pada sebuah gunung di wilayahnya. Ini tentunya merupakan kerja keras, namun Xu Wenyi terbukti bisa melakukannya hingga rumah guanya siap dan bisa ditinggali.

Xu yang saat ini sudah berusia 57 tahun, saat ini telah tinggal dalam gua itu selama lebih dari 10 tahun. Gua tersebut terletak di gunung pada Xiangtan County, Provinsi Hunan. Dengan kedalaman sekitar 30 meter dan lebar tiga meter, gua tempat tinggalnya sebenarnya cukup luas untuk ditinggali.

Bahkan gua tempat tinggalnya itu terlihat lebih mirip apartemen yang lengkap dengan dinding beton dan pintu depan. Interior di dalamnya juga cukup rapi. Gua tersebut memiliki ruang tamu seluas 25 meter persegi dan dapur tungku. Tak hanya itu di dalam guanya juga terdapat kandang ayam dan sebuah taman pinus di depan guanya.

Xu mengakui bahwa rumah guanya itu merupakan tempat paling nyaman untuk menyendiri. Rumah guanya memberikan kedamaian yang diperlukannya serta udara segar yang tak dimilikinya ketika tinggal di rumah yang lama, seperti dilansir oleh Odditycentral. Dari foto-fotonya, tampaknya Xu memang terlihat bahagia tinggal di apartemen dalam guanya.

Memiliki rumah gua sebenarnya cukup populer di masyarakat China saat ini, seperti di provinsi Shanxi di mana sekitar 30 juta orang tinggal di rumah yang digali pada bukit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons