SEBUAH KEJUJURAN, SOPIR TAKSI UMRAH GRATIS KARENA KEMBALIKAN IPAD

Mari belajar kejujuran dari seorang sopir taksi bernama Safdirzon. Nilai kejujuran memang mahal harganya saat ini, selain berpahala tanpa disangka Allah pun akan memberikan sesuatu yang baik dan tidak disangka-sangka oleh kita. Memang pelajaran untuk berbubuat jujur bagi kita telah di ajarkan orang tua dan para guru-guru kita, namun kembali pada diri kita mampukah kita malakukan sifat baik tersebut. Seperti tindakan Safdirzon yang mungkin hanya menjalani SOP perusahaan taksi tempatnya bekerja, namun yang terpenting baginya adalah dia tidak ingin merugikan orang lain dan kejujuran adalah panggilan jiwanya.

Sopir taksi Blue Bird, Safdirzon tak pernah menyangka bisa berangkat umrah hal ini di karenakan kebaikannya mengembalikan iPad penumpang yang tertinggal membawanya ke Tanah Suci. Dan ini bukanlah niatnya untuk mendapat imbalan karena ini benar-benar kewajibannya untuk berlaku jujur.

Kejutan yang diperoleh Safdirzon ini bermula ketika dirinya mengantarkan dua orang penumpang. Terburu-buru cek in mengejar pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, sebuah iPad tertinggal dalam taksinya.

Kedua penumpang ini ternyata Direktur Utama Hannien Tour, Farid Rosyidin dan Direktur Humas, Arief Munandar. Keduanya tengah menumpang taksi Safdirzon dari Cibinong menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

“Safdirzon mungkin hanya menjalankan SOP yang ada di perusahaannya dan panggilan jiwanya untuk selalu bertindak jujur,” kata Arief Munandar dalam keterangan tertulis yang diperoleh Dream, Selasa, 16 Juni 2015.

Menyadari ada barang penumpang yang tertinggal, Safdirzon segera kembali memutar taksinya ke Bandara Halim Perdanakusuma. Dengan tergesar dia mencoba menghubungi petugas bandara agar bisa masuk ke ruang cek in guna memberitahukan adanya barang yang tertinggal.

“Singkat cerita Safdirzon berhasil mengembalikan iPad Dirut Hannien Tour yang tertinggal di mobilnya,” katanya Arief. Dia menambahkan, aksi Safdirzon bagi perusahaan travel umrah di Cibonong Bogor ini terbilang luar biasa.

“Kejujuran adalah kesederhanaan yang mewah saat ini. Kami berharap Piagam Kejujuran dan hadiah umrah ini akan membuka mata kita dan para pemimpin negeri ini, bahwa budaya kejujuran ini masih hidup di tengah masyarakat kita.” ungkap Arief

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons