PAKDE KARWO DAPAT KADO BATU AKIK DARI PARA BURUH

Demo para buruh yang berlangsung hampir di seluruh kota di Indonesia punya cerita sendiri. Seperti di wilayah Jatim Gubernur Jawa Timur Soekarwo menemui perwakilan ribuan buruh yang menggelar demo di depan Kantor Gubernur Jalan Pahlawan, Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan buruh memberikan batu akik kepada Pakde Karwo.

Perwakilan buruh ini ditemui oleh Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf dan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Eko Wiratno. Pertemuan tersebut untuk menyampaikan 10 tuntutan Buruh dalam aksi May Day.

Di tengah-tengah dialog tersebut, tiba-tiba Soekarji, salah satu perwakilan buruh dari Sidoarjo angkat bicara. “Karena saat ini kita kembali ke zaman batu, maka kami para buruh akan memberikan hadiah kepada Pakde Karwo berupa batu akik. Tak hanya Pakde saja, nanti Pak Kapolda dan Pak Pangdam juga dapat hadiah yang sama,” kata Soekarji dalam dialog di Ruang Bina Loka Pemprov Jatim, Jumat (1/4/2014).

Kontan saja, kata-kata Soekarji ini disambut tepuk tangan oleh para para buruh yang hadir dalam ruangan tersebut. Perwakilan buruh memberikan hadiah batu akik Jenis Relaxa dari Ternate kepada Pakde Karwo. Kemudian untuk Kapolda Jatim diberikan hadiah batu akik jenis Armita Bacan dari Sulawesi selatan sedangkan Pangdam V/Brawijaya diberi hadiah batu akik jenis Kalimaya Lumut dari Pangandaran.

Akik berwarna putih itupun langsung dipakai oleh Pakde Karwo. Ia mengaku, peringatan hari buruh tahun ini sangat istimewa. “Saya sangat mengapresiasi SP yang melakukan aksi dengan baik dan kondusif. Bahkan saya dapat cicin akik. Ini hadiah yang luar biasa,” kata Pakde Karwo saat saat menemui ribuan buruh di depan kantor Jl Pahlawan Surabaya.

Dalam peringatan May Day tahun ini, buruh menyampaikan 18 tuntutan di antaranya penolakan pemberlakuan upah minimum provinsi, penghapusan outsourching, penghapusan PHI (Pengadilan Hubungan Industrial) hingga minta dibuatkan Perda Perlindungan Ketenagakerjaan. Seluruh tuntutan buruh pun disetujui oleh Gubernur. Bahkan, Gubernur Jawa Timur akan memfasilitasi perwakilan buruh untuk menyuarakan ke Jakarta selaku pemangku kebijakkan.

Satu tuntutan yang segera ditindak lanjuti adalah tercetusnya Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Tenaga Kerja. “Perda akan kami dukung. Kami akan fasilitasi dengan dibuatkan naskah akademik melibatkan akademisi, Biro Hukum dan Biro Kesra, serta Disnakertransduk Jatim,” pungkasnya.

1 Comment

Add a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015 Frontier Theme