WARGA PADATI GUNUNG LOJI KARAWANG KARENA DITEMUKAN BONGKAHAN PANCAWARNA

Penemuan batu akik tak hayal membuat orang cepat menyerbu daerah-daerah di tempat penemuan batu tersebut, tak jarang tempat-tempatnya begitu terjal dan membahayakan, namun semua itu bukan menjadi halangan bagi mereka untuk mendulang rezeki. Memang penemuan batu akik identik sekali dengan  daerah pegunungan dan salah satunya adalah ketika baru-baru ini warga menemukan bongkahan batu akik Pancawarn di kawasan Loji, Karawang, Jawa Barat. Penemuan ini membuat warga di kawasan itu memenuhi lokasi penemuan yang ada di sebuah gunung di kawasan itu.

“Ditemukannya di puncak gunung Loji. Sudah ada puluhan warga yang memadati lokasi,” kata Nandang Kuswara, warga sekitar, kepada detikcom, Kamis (30/4/2015).

Nandang mengatakan, bongkahan batu akik ini ditemukan secara tak sengaja oleh warga kawasan itu. Kemudian warga memotong-motong batu tersebut dengan menggunakan pahat. Dia mengatakan, kawasan Gunung Loji masih banyak pohon-pohon dan rimbun.

“Ditemukannya tak sengaja oleh warga saat ini sudah banyak yang sudah dipotong-potong dengan pahat,” katanya.

Nandang sempat mengirimkan foto akik Pancawarna itu ke pasangmata.com. Terlihat ada seorang warga yang memamerkan batu akik Pancawarna yang ditemukannya. Dia juga mengirimkan gambar potongan-potongan bongkahan akik Pancawarna yang ditemukan warga.

Batu akik pancawarna ini memang memiliki keunikan sendiri dari batu-batu akik lainnya. Batu ini memiliki keindahan warna yang terpancar 5 warna bahkan lebih. Selain memiliki warna yang mempuni batu ini juga memiliki motif-motif yang indah. Dengan motif tersebut ternyata mampu mengangkat harga pancawarna itu selangit. Sebut saja batu akik pancawarna motif Nyi Roro Kidul seharga 5 milyar atau baru-baru ini ada juga seorang pemilik batu akik pancawarna motif bonsai yang meraih juara 2 di pameran batu akik peringatan KAA 60 tahun di Bandung. Dan batu tersebut juga dihargai lumayan besar  yaitu seharga 250 juta.

Batu Akik Pancawarna memang sedang naik daun setelah dijadikan suvenir bagi kepala negara yang hadir di peringatan Konferensi Asia Afrika beberapa waktu lalu. Batu mulia itu dibentuk menjadi liontin dan dilengkapi dengan aksesoris sehingga terlihat menarik untuk suvenir. Bebatuan indah ini adalah sumbangan dari Bos Akik Garut Yudi Nugraha yang juga Ketua Koperasi Lasminingrat Gemstone ini sebagai perwujudan partisipasi warga Garut menyukseskan peringatan KAA.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons