Batu Akik Ini Bermotif Casper Hal Ini Bikin Ngiler Pecinta Akik

Batu akik dewasa ini semakin saja digandrungi masyarakat luas. Tak hanya terbatas pada batu Bacan, batu dengan berbagai motif menjadi buruan para kolektor. Di Pineleng, Kecamatan Pineleng, Minahasa, Sulawesi Utara, batu lokal dengan motif hantu Casper seperti di film kartun anak-anak Ghostbusters membuat sejumlah penggila batu ngiler. Memang batu ini kalau kita amati dengan seksama akan tampak motif uniknya.

Beberapa warga penasaran dengan motif unik yang keluar dari batu tersebut. Warna kuning keemasan mendominasi bagian tubuh Casper sementara bagian mata, hidung dan mulut tampak sangat jelas berwarna hitam. Garis-garis putih dan merah marun menghiasi bingkai sang hantu Casper. Walau tidak semirip dengan tokoh aslinya tapi ada beberapa bagian yang dirasa sangat mirip mangkanya batu ini banyak yang menawarnya.

“Wah, jarang sekali ada motif yang sangat jelas seperti ini,” ujar Uther, seorang penghobi batu yang datang.

Senada, Niko seorang pecinta batu akik juga kagum dengan ukiran motif yang dimiliki batu akik lokal Sulawesi Utara ini. “Biasanya motif yang keluar itu abstrak namun yang ini tampak jelas dan kuat,” ucapnya. Sudah seperti tokoh aslinya.

Pemilik batu Casper Abidin Malangi saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/4) malam, mengatakan batu tersebut diperolehnya dari seseorang. Dia kagum dengan keunikan motifnya sehingga langsung membeli dari orang tersebut.

Selang seminggu ditangannya, batu Casper pernah ditawar seharga Rp 10 juta namun ditolaknya. Menurutnya, batu model liontin tersebut masih akan diikutsertakan dalam pameran batu akik yang akan digelar di Manado pekan ini. Kalau menang bakal naik lagi harga jualnya karena sangat jarang batu seperti ini menurutnya.

“Banyak yang datang melihat dan tertarik namun belum akan saya lepas,” ujar Abidin yang juga seorang perajin batu akik.

Tak hanya motif Casper, ia juga memiliki batu lokal dengan motif pemandangan lengkap dengan gunung beserta semburan asap hitamnya serta dihiasi jalur sungai dan laut.

“Tiap hati banyak yang datang untuk melihat dari dekat kedua batu tersebut,” ujar Abidin.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*