BELI BATU AKIK BERSERTIFIKAT AMAN DARI PENIPUAN

Maraknya  penepiuan penjualan batu akik palsu membuat para pembeli ragu-ragu untuk membeli batu akik yang memiliki kualitas bagus. Batu tersebut di imitasi dari bahan-bahan yang buka batu tambang alami. Terkadang bagi mereka yang tidak lah memiliki paham tentang jenis batu, serat batu yang menunjukkan keaslian batu sering sekali tertipu.

Memang antusias masyarakat yang tinggi terhadap batu akik menjadi lahan bisnis bagi oknum nakal yang membuat batu imitasi. Malahan ada satu daerah yang khusus membuat batu akik imitasi. Hal tersebut pun pastinya mempengaruhi harga penjualan batu itu karena batu palsu biasanya ditawarkan dengan harga lebih murah.
Akibat dari banyaknya penipuan ini, sekarang orang lebih berfikir untuk membeli dan tentu ini juga merugikan bagi mereka yang menjual batu akik asli tak jarang justru batu akik asli mereka malah dibilang batu akik palsu.

Untuk mensiasati tersebut banyak sekarang sudah berdiri klinik batu akik. Dan ada juga tips-tips dari sang empuhnya batu untuk secara kasat mata cara menentukan batu akik asli atau palsu.Seperti¬† penjual batu akik yang menjadi peserta pameran ‘Demam Batu’ di Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dia memaparkan bagi orang yang masih awam dengan batu akik sebaiknya membeli batu dengan harga murah lebih dulu.

“Kalau masih awam, ya harus belajar biar bisa tahu batu yang bagus atau jelek. Belajarnya gampang, dengan beli dari yang murah-murah dulu, dengan memperhatikan, dan bertanya pada yang tahu. Jangan langsung beli yang mahal, belum tentu juga itu benar,” tutur Lukman di Plasa Pameran Kemenperin, Selasa (21/4).

Hal serupa dikatakan oleh peserta dan penjual batu akik lainnya, Agung Setiawan, dia mengatakan untuk mengetahui batu akik bagus atau tidak, sebelumnya harus mengetahui banyak hal tentang batu akik.

“Enggak mudah untuk bisa tahu batu itu bagus atau enggaknya, belajar saja, banyak tanya sama yang tahu,” paparnya.

Dia juga memberikan saran bagi masyarakat yang masih awam dengan batu akik jika hendak membeli batu dengan harga mahal. “Kalau buat yang awam atau belum begitu yakin dengan batu tersebut, kalau beli batunya di atas Rp 500 ribu, sebaiknya minta sertifikat atau memo tentang batu tersebut agar tidak tertipu,” tutup Agung.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015