Batu Akik Lumut Suliki Dari Desa Kenagarian Suliki Sumatera Barat

Batu Akik Lumut Suliki– Sumatera Barat memang sebuah daerah yang kaya akan bebatuan mineralnya. Selain memiliki batu Lumut Sungai Dareh, Sumatera Barat juga memiliki jenis Batu Lumut lain yang kali ini berasal dari Kabupaten Lima puluh Kota – Payakumbuh. Dikenal dengan sebutan Lumut Suliki, makin hari tingkat kepopuleran batu ini semakin menanjak. Sudah dapat dipastikan bahwa dalam beberapa waktu kedepan, pupularitas batu ini akan mampu menyaingi pendahulunya yaitu batu Lumut Sungai Dareh.

Batu akik lumut suliki banyak ditemukan di Sumatera Barat tepatnya di Kenagarian Suliki, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota dan merupakan salah satu daerah penghasil batu permata indah selain beberapa daerah lain yang ada di kepulauan sumatera seperti di Aceh yang dikenal dengan batu lumut Aceh, batu sungai dareh asal Damasraya Sumatera.

Batu akik lumut suliki adalah satu dari sekian banyak jenis permata asli Indonesia. Batu dengan ciri khas warna unik dan menarik ini termasuk salah satu dari sekian banyak batu asal sumatera yang sering menjadi incaran banyak penggemar dan kolektor, sehingga harganya semakin naik.

Batu Akik Suliki merupakan salah satu jenis akik lumut yang memiliki warna bening agak transparan. Dengan adanya serat-serat halus menyerupai rambut tipis, serat tersebut tak lain adalah tumbuhan lumut yang konon katanya masih hidup dan tumbuh didalam bebatuan tersebut.

Untuk Jenis batu ini, terdapat 3 macam jenis warna. Yang banyak beredar pada saat ini merupakan Lumut Suliki Hijau. Sedangkan untuk Lumut Suliki Merah & Kuning sampai saat ini masih cukup langka dipasaran mengingat keberadaan bahan mentahnya yang masih cukup sulit untuk didapatkan.

Nama batu permata ini diambil dari nama asalnya Suliki Baruah, Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera ini dan merupakan salah satu lokosi para pengrajin di wilayah tersebut. Sebenarnya ada lokasi lain yang juga memiliki potensi akan batu akik yang berkualitas di wilayah tersebut.

Para penambang yang mencari batu ini harus menempuh jarak kurang lebih 3 kilo meter dari kediamannya untuk mendapatkan bahan baku batu lumut suliki tepatnya di Jorong Padang Lawas. Para pemburu batu tersebut harus berangkat pagi kemudian menyusuri wilayah bebukitan dan hutan guna mencari jejak yang diperkirakan mengandung batuan mulia.

Demikian informasi mengenai Batu Akik Lumut Suliki. Semoga tulisan singkat ini dapat menambah pengetahuan serta wawasan kita di dunia perbatuan, sehingga kita dapat mengenal lebih banyak lagi tentang jenis-jenis batu yang ada di tanah tercinta ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015 Frontier Theme