USTADZ SOLMED MASIH SETIA MEMAKAI CINCIN BATU AKIK PEMBERIAN ALM. USTADZ JEPRI

Kepergian Ustad Jeffry Al Buchori masih menyisahkan duka mendalam bagi sahabatnya, Ustad Sholeh Mahmud atau Ustad Solmed. Pasalnya, beberapa hari sebelum berpulang, almarhum sempat berpesan pada Ustad Solmed.

“Tanggal 20 malam Ahad, saya masih ketemu beliau. Saya tanya mata antum kenapa? Saya lihat pandangannya kosong, dia jawab ‘Gak apa-apa abis istirahat’. Saat itu kita sampai jam 3 pagi,” kenangnya.

“Tanggal 21 saya datang ke acaranya Hijab yang diselenggarakan oleh sang istri (Pipik). Saya dipanggil sama beliau masuk mobil, tahu-tahu belau ngasih cincin, ‘Lo terusin dakwah gue, nih peci buat lo’, ini peci punya die nih. Die peluk saya, ‘Jangan berhenti berdakwah, umat masih butuh dakwa ente’. Tenyata ini jawaban dari Allah,” kata Solmed sambil menangis.

“Mungkin ini rasa saya, karena sudah lama tidak ketemu, kita jarang ketemu kayak begitu, nangis kayak mau kehilangan. Cincin die kasih, peci die kasih, lama nggak ketemu,” tambahnya saat melayat ke rumah duka, Jumat (26/4/2013).

Apa yang dialami Ustad Solmed sebelum kepergian almarhum, seperti firasat. “Feeling, tenyata itu bagian dari tanda beliau akan pergi tinggalkan kita semua,” pungkasnya.

Namun itu sudah berlalu saat ini beliau terus menjalankan wasiat dari Ustadz Jepri agar tetap berdakwah dan hingga saat ini, Ustad Solmed selalu memakai cincin pemberian almarhum Ustad Jeffry Al Buchori. Salah satu alasannya, agar selalu ingat almarhum dan bisa selalu mendoakannya. Selain itu, tangannya semakin indah dengan adanya cincin tersebut.

“Berusaha pakai. Karena ini kan kenang-kenangan teman. Yang pertama tangan saya jadi indah. Yang kedua, jadi inget siapa yang ngasih. Kan nanti kalau saya inget almarhum yang kasih, bisa doain beliau,” ujarnya di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (5/5).

Saat mengenakan cincin pemberian almarhum, secara khusus tidak ada pengaruh apapun bagi Ustad Solmed. Karena yang selalu diingatnya hanya pesan almarhum agar tidak berhenti dalam berdakwah. “Cincin hanya jadi keindahan aja di tangan,” katanya.

Jadi, ke manapun Ustad Solmed pergi, cincin tersebut selalu melingkar di jari manis sebelah kanan. “Kalau tidur, ya saya lepas, pulang ke rumah saya lepas, kalau dakwah saya pakai,” pungkas suami dari April Jasmine itu. (kpl/aal/dar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015