Pemuda Ini Didenda Sebesar Rp 5,3 Juta Akibat Memutar Musik Terlalu Keras

Siapa yang tak suka musik karena musik membuat kita bersemangat dan bisa juga membuat kita menjadi haru. Tetapi ada kala kalau kita membuat suara musik itu dengan sangat keras akan berdampak sebaliknya. Seorang pemuda di Inggris diseret ke pengadilan karena mengusik tetangganya dengan alunan musik yang sangat keras. Saking kerasnya musik tersebut, si tetangga merasakan tangga ruang apartemennya ikut bergetar dan itu sangat menggangu ketengan disaat kita sedang beristirahat.

Thomas Alcock memutar lagu-lagu bintang pop Adele dengan volume maksimum dari dalam apartemennya di Dewsbury, Yorkshire Barat. Entah apa maksudnya, dia sering kali melakukan itu terutama saat tengah malam hingga dini hari. Walau kita suka dengan lagu tersebut kita juga harus sadar karena kita tidak hidup sendiri di dunia ada banyak orang di sekitar kita yang perlu ketenangan diwaktu malam.

Remaja berusia 18 tahun itu tak mengindahkan 4 surat peringatan untuk mengecilkan volume musik yang telah diberikan kepadanya secara berkala. Alhasil, para tetangganya pun sepakat untuk melaporkannya ke pengadilan karena merasa terganggu dengan ulah remaja 18 tahun itu. Mungkin dengan cara itulah kelakuan dia bisa berhenti dan membuat tetangga – tetangganya menjadi lebih tenang di waktu malam hari.

“Musik itu sangat mencolok, mengganggu dan sangat keras. Bisa terdengar dari seluruh rumah, jadi tidak mungkin bisa bersantai dan menonton TV,” kata jaksa Samantha Lawton kepada hakim di pengadilan Huddersfield. Mereka mengatakan apa yang mereka alami selama ini dengan mendatangkan beberapa saksi untuk menguatkan laporannya kepada sang hakim.

Thomas akhirnya dijatuhi hukuman oleh pengadilan dan pindah ke apartemen lain. Dia terpaksa harus menyerahkan lebih dari 200 koleksi CD dan peralatan musik milik almarhum ayahnya sebagai barang sitaan. Tidak hanya itu, dia juga didenda sebesar 270 poundsterling atau sekitar Rp 5,3 juta.

Semua tetangganya berharap agar kebiasaanya ini tidak terulang lagi karena pasti hal yang sama pasti akan terjadi lagi dan akan berhadapan dengan penegak hukum itu merupakan hal yang paling buruk jika terjadi kepada kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015