Putus Asa Karena Kehabisan Uang Pria Ini Mengobati Kankernya Dengan Memanggang Diri

Malang tak dapat ditolak, untung tak bisa diraih. Mungkin itulah gambaran dari seorang laki-laki ini. Pria yang dipanggil  Jia Binjuin ini tak lagi berdaya melawan penyakit kankernya. Celakanya ia tak punya uang lagi untuk berobat   rumah sakit. Semua jalan sudah dia tempun dan selalu berkonsultasi dengan dokter tapi itu semua sangat memakan biaya yang tidak sedikit.

Jia yang tinggal di Yunnan ini lalu menyembuhkan kanker leukimianya dengan caranya sendiri. Ia membangun sebuah perapian di depan rumahnya untuk membakar sel-sel kankernya.

Jia rupanya telah putus asa, setelah selama dua tahun berobat ke rumah sakit, kankernya tidak sembuh. Karena tabungannya sudah habis, ia memutuskan untuk menyembuhkan penyakitnya itu di rumah. Untuk membunuh sel-sel kanker Jia “memanggang” dirinya di atas perapian yang ia buat sediri.

Menurut CCTV News, pria 25 tahun ini didiagnosis mengidap kanker leukemia pada tahun 2013.

Tak ada satupun orang yang memberikan bantuan. Akhirnya Jia mendirikan sebuah perapian dari kayu sebagai “meja operasinya”. Dia membiarkan dirinya terpanggang di atas api yang menyala selama setengah jam. Seletma beberapa hari, pria malang ini melakukan pengobatan yang tak masuk akal itu. Rencananya dia akan memeriksakan diri ke dokter apakah usahanya ini terbukti berhasil membunuh sel-sel kanker atau tidak.

Melihat peristiwa itu, beragam respon datang dari para netizen.  Sebuah akun yang menamakan diri  sheyingshimoyi menyarankan pemerintah setempat  agar  mensubsidi orang-orang miskin di Yunan dari pada uang tersebut dipakai para pejabat yang korup. Kalau dipikir jumlah uang dari hasil korupsi tidaklah seberapa kalau kita bantu untuk orang yang membutuhkan tapi terkadang takdir berkata lain orang – orang telah dibutakan oleh kesenanganya sendiri.

Netizen yang lain tidak mempercayai bahwa pengobatan yang dilakukan oleh Jia adalah pengobatan tradisional China, namun ia berharap dengan adanya kisah Jia ini akan memperoleh perhatian dari masyarakat tentang openyakit kanker dan pengobatannya yang masih belum terjangkau oleh rakyat miskin. Jadi terkadang masih banyak mengunakan cara tradisional yang lebih murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons