NARJI PANDU SEMINAR BATU AKIK KALIMAYA DI BANTEN

Setelah sukses melaksanakan pameran batu akik Kalimaya yang di ikuti 83 pengrajin batu  di halaman Pendopo Lama Gubernur Banten Jalan Brigjen KH Syam`un, Kota Serang, Jumat, dengan sukses beberapa hari yang lalu, kini Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten melanjutkan  dengan seminar mengenal dan merawat khusus batu akik Kalimaya.

Seminar mengenai batu kalimaya ini menghadirkan sejumlah narasumber yakni Plt Gubernur Banten Rano Karno, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Arkeolog UI Prof Agus Aris Munandar, Andung (Majalah Gemstone Indonesia) serta Ketua Asosiasi Kalimaya Banten Abdul Yahya. Seminar batu kalimaya tersebut dipandu moderator Narji Cagur yang juga salah seorang pecinta batu akik khususnya batu akik kalimaya.
Narji dipilih lantaran memang sudah terbiasa juga melaksanakan pameran-pameran batu akik, dan jika dilihat memang Narji juga memiliki koleksi batu akik yang sangat banyak dan harganya pun terbilang mahal. Jadi wajar jika pelawak yang saat ini juga memandu acara kontes musik di tunjuk sebagai moderator oleh panitia.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Nurhana mengatakan pameran batu akik dan kalimaya tersebut bertujuan untuk mengenalkan kepada publik mengenai potensi kekayaan Banten salah satu diantaranya batu kalimaya dari Kabupaten Lebak serta untuk mengangkat dan menggairahkan para pengrajin dan UMKM yang bergerak dalam kerajinan batu kalimaya.
“Kegiatan ini merupakan salah satu persiapan untuk menghadapi kontes tingkat nasional pada Oktober mendatang. Pemenang dari kontes batu akik di tingkat Provinsi Banten akan mendapatkan piala Gubernur Banten,” kata Nurhana.
Ia mengatakan, pameran batu permata tersebut bertujuan untuk mengenalkan, mengangkat, dan mempopulerkan, serta memberikan informasi kepada masyarakat bahwa Provinsi Banten memiliki potensi batu mutiara yang kaya dan bernilai ekonomis tinggi.
Sementara itu Plt Gubernur Banten Rano Karno meminta kepada para pengrajin atau penambang batu kalimaya di Kabupaten Lebak, agar tetap menjaga lingkungan dan kelestarian alamnya. Sehingga dalam melakukan aktivitas penambangan, bekas galian harus dijaga jangan sampai membahayakan orang lain serta jangan merusak lingkungan.
“Yang saya dengar batu Kalimaya Banten ini jenis batu terbaik di dunia, sehingga harganya cukup tinggi saat ini. Oleh karena itu perlu juga dijaga keaslian atau semacam hak patennya serta harga pasarnya,” kata Rano.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015 Frontier Theme