Batu Blue Halmahera 40 Ton Dijual Rp 600 Juta Perkilo

Demam batu akik membuat masyarakat Indonesia berburu batu unik. Bahkan setiap daerah memiliki jenis batu akik tersendiri. Nah yang terbaru batu akik nan catik diperkenalkan Sandhika, warga Raja Ampat, Papua Barat jenis blue halmahera, keindahan batu ini begitu memukau dan menjadi perburuan para kolektor.
Batu unik berkilau biru keputih-putihan tersebut ditemukan warga Raja Ampat tersebut saat berekreasi di air terjun Halmahera. Ia melihat ada batu yang buat penasaran, kemudian diambilnya dan batu tersebut memancarkan warna biru-biru keputihan.
“Warna batunya, unik,” katanya dalam pameran di Mal Boemi Kedaton (MBK), yang baru saja usai itu.
Batu ini sama seperti batu bacan, masuk keluarga chrysocolla chalcedony. Ini diketahui dari hasil laboratorium gemologi. Hanya saja yang membedakan batu ini dengan bacan yakni blue halmahera tidak dapat bermetamorfosis.
’’Batu ini saya punya stok bahan hingga 40 ton. Itu belum semuanya, masih ada lebih banyak di lahan penambangan,” ungkapnya.

Batu Halmahera ini sebenarnya sudah lama ditemukan, sekitar Maret 2014. Namun baru akhir-akhir ini diperkenalkan secara luas dan mulai booming. ’’Tambangnya di Sungai Halmahera. Untuk penjualannya per kilogram Rp5 juta,’’ beber pria bertubuh gemuk ini.

Tetapi ada juga bahan super yang dihargai Rp600 juta per kg. ”Untuk di Lampung ini baru kali pertama saya ikut. Saya tertarik lantaran even berskala nasional,” papar dia.

Diakuinya, ia tak hanya menemukan batu blue halmahera saja. Tapi ada sekitar 37 jenis batu lainnya. ’’Tetapi baru empat yang saya perkenalkan ke masyarakat, antara lain rubi di Papua yakni pink rubi, blue safir di wilayah timur, tourmaline, dan mesonet di wilayah Papua,’’ ucapnya. Untuk mencari bebatuan ini tidak gampang. Butuh waktu. Sebab, sisi keindahan dan kejernihan lah yang dicari oleh para gemlover.

Sejak 2002 membuka galeri, pria yang hobi berkeliling Indonesia itu mengaku mengantongi omzet hingga Rp6 miliar per bulan. ”Saya juga ke mancanegara seperti pameran di Beijing. Harga tertinggi batu yang saya jual yaitu Rp1,5 miliar dan termurah Rp5 juta,” paparnya.

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*