Batu Akik “MG” Dalam Legenda Suku Kubu Jambi

Pembicaraan seputar Mani Gajah biasanya terjadi diseputar pembicaraan tentang benda-benda yang diyakini memiliki khasiat, mitos tuah dan memiliki kekuatan supra natural, seperti Bulu Perindu, Jenglot, Kantung Macan, dan beratus benda-benda lain yang memiliki nama sebutan agak aneh dikancah masyarakat peminat supranatural. Terkait Mani Gajah ini, biasanya yang dibahas adalah minyaknya (minyak mani gajah), dan Batu Akik Mani Gajah itu sendiri yang memiliki khasiat dalam menarik lawan jenis, kemudahan rejeki, dan lain sebagainya…

Cerita Legenda Asal Mani Gajah (MG) :

Asal Muasal Batu Akik sudah banyak dibahas, bahwa Mani Gajah ini berasal dari wilayah Sumatra dimana disanalah tinggal Suku Anak Dalam (Suku Kubu) yang tinggal masih dalam satu wilayah dengan habitat hidup gajah. Suku Kubu atau juga dikenal dengan Suku Anak Dalam atau Orang Rimba adalah salah satu suku bangsa minoritas yang hidup di Pulau Sumatra, tepatnya di Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan. Mereka mayoritas hidup di propinsi Jambi.

Legenda ini berawal dari konon ceritanya ada seekor gajah sebagai raja di habitat gajah tersebut .Suku anak dalam (Kubu) menyebutnya dengan nama GAJAH TUNGGAL, karena gajah tersebut lebih suka menyendiri.

Masa perkawinan gajah tersebut dating saat bulan purnama tiba. Saat Bulan Purnama berkumpulah para betina, dan terjadilah perkawinan antara Raja Gajah tersebut dengan para betina tersebut. Rupanya kebiasaan masa kawin raja gajah ini selalu diamati oleh Suku Anak Dalam. Ada kebiasaan si Raja Gajah adalah, setelah perkawinan terjadi biasanya dia akan memeriksa sisa-sisa sperma yang berceceran dan jatuh ke tanah. Bila kedapatan dia segera menguburnya dengan teliti dan setelah yakin bersih dia akan pergi bersama rombongannya. Saat rombongan Gajah itu pergi segeralah organg-orang yang mengintip tadi berlari dan memberi tanda pada tempat dimana sang gajah mengubur mani/sperma nya itu. Mereka yg berhasil menggali kembali kuburan mani gajah itu biasanya akan mendapatkan Mani Gajah yg Sudah Mengkristal lembut, dan semakin lama, semakin mengeras menjadi batu.Yang mengeras inilah yang akhirnya diolah bisa menjadi batu Akik yang disebut Mani Gajah (MG), ada juga untuk minyak pelet Mani Gajah.

Menurut infonya khasiatnya adalah Membantu kelancaran dalam berdagang/ jualan supaya menarik langganan dan menambah laris, untuk profesi supir, menarik penumpang, dan supaya tetap dipakai langganan sama penumpangnya, bila pakai pegawai kantor supaya tetap dipercaya sama atasannya, dan untuk menarik rasa cinta kepada perempuan, atau dalam pergaulan sehari-hari.Dan beberapa orang menyebut mani gajah bisa sebagai obat terutama untuk kejantanan. Ada juga yang mengaitkan pada hal-hal gaib misal untuk mengakurkan suami-istri yang sedang cekcok ataupun pelarisan. Kristal mani gajah yang dikelola secara khusus.

Keaslian Mani Gajah

Ada beberapa proses yang dilakukan untuk pembuktian kristal mani gajah yang mengandung daya magis dapat dibuktikan dengan cara menimbunnya dalam tanah, lalu sebarkan beras diatasnya bila berasnya habis dimakan ayam dan ayam itu terus mencakar-cakar tanah nya. Ini bertanda mani gajah tersebut memiliki kekuatan magis untuk pelet dan pelaris dagangan. Selain cara diatas untuk menguji keaslian mani gajah dapat dilakukuan dengan cara lain yakni dengan merasakan getaran magis dari mani gajah. Cara ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mempunyai kepekaan batin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons