BONGKAHAN BATU AKIK MILIK YUSUF BERTARIF 1 JUTA HINGGA MILYARAN

Bisnis batu memang menjanjikan jika memang bisnis itu digeluti dengan sungguh-sungguh. Tidak jarang bagi mereka yang menemukan batu langkah dengan ukuran besar akan mendapat keuntungan yang luar biasa. Mereka yang menemukan batu akik dalam bongkahan besar biasanya akan memotong dengan ukuran tertentu dan kemudian barulah membentuknya menjadi batu cincin dan juga liontin.

Dengan membentuk bongkahan tersebut langsung menjadi batu cincin dan liontin pundi-pundi uang yang didapat juga akan lebih banyak dibanding masih terbentuk bongkahan. Contoh jika satu bongkahan batu langsung dijual dengan harga 100 ribu maka harganya akan berbeda dengan penjualan bongkahan yang sudah dijadikan batu cincin atau liontin. Terlebih lagi harga satu batu cincin bisa dihargai sama dengan 1 bongkah batu bahkan lebih. Andai dalam satu bongkahan batu bisa dibuat 5 sampai 10 batu akik yang cantik dan berkualitas tentulah kita bisa menghitung harga jualnnya.

Namun, seorang pria yang berasal dari Kalimantan, Yusuf, memiliki cara lain untuk mengolah batu alam tersebut. Yusuf justeru membiarkan bongkahan batu besar tersebut menjadi pajangan. Salah satu batu alam yang digunakannya adalah Borneo Batu Alam. Yusuf menjual dua jenis bongkahan batu akik, yakni bacan dan citrin.

Bisnis tersebut diakui Yusuf merupakan bisnis kedua orangtuanya. Sudah hampir 40 tahun, dia bersama keluarganya menjual batu akik untuk cincin maupun bongkahan.

Cara memproduksi pajangan batu akik ternyata cukup mudah. Bongkahan batu tersebut hanya dibelah untuk memperlihatkan lapisan dalam batu yang cukup indah. Kemudian lapisan luarnya dilapisi semen agar lebih kuat.

“Kalau untuk lapisan dalam cukup dipoles saja biar mulus lapisannya,” ujar Yusuf saat ditemui Okezone di Jakarta.

Untuk satu bongkahan batu akik tersebut harga yang dibanderol cukup beragam, tergantung berat dan ukuran. Yusuf mengaku menjual bongkahan batu akik mulai dari Rp1 jutaan hingga miliaran rupiah.

“Kalau harga tergantung ukuran sama warnanya. Paling murah itu 1 jutaan ukurannya sekitar mungkin 10×10 cm. Sampai milyaran juga ada, ukurannya tingginya sampai 3 meter,” imbuhnya.

Kendati demikian, Yusuf mengakui untuk penjualan bongkahan batu akik saat ini memang tidak selaku batu akik untuk cincin. Namun dirinya mengatakan masih ada beberapa kolektor yang membeli batu akik dalam bentuk bongkahan.

“Bongkahan jualnya kita enggak bisaapatok, karena jarang yang beli. Tapi kalau bongkahan yang kecil-kecil si banyak yang beli yang beratnya 10 kg ke bawah,” tandasnya.

 

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*