PEDAGANG BATU AKIK JATINEGARA DI GUSUR, INI CONTOH UNTUK DAERAH LAIN

Memang seperti bak sebuah bom yang meledak ketika demam batu akik melanda, dimana-mana puing-puing lapak penjual batu mulai bertebaran dan juga banyak masyarakat mulai berganti profesi sebagai penjual akik yang dulunya mereka adalah tukang ojek, petani, buruh dan termasuk pengangguran pun turut berpartisipasi menjajakan batu akik. Namun sayang tempat mereka untuk berjualan justru mengganggu fasilitas orang lain seperti memanfaatkan bahu jalan, gang-gang jalan, dan jalan-jalan yang biasa digunakan orang lain.

Semakin semerawut itu sudah pasti seperti yang ada di Jatinegara karena penjualan batu akik sudah mulai ramai hingga membuat jalan menjadi sempit dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun terpaksa bertindak tegas kepada para pedagangan batu akik yang mulai merampas hak pengguna jalan di Jakarta.

Sekitar 50 petugas Satpol PP diterjunkan untuk menertibkan sejumlah ruas jalan yang selama ini digunakan pedagang batu akik untuk menjajakan dagangannya.

Lebih dari 30 pedagang batu akik di sepanjang Jalan Raya Bekasi, Jatinegara, Jakarta Timur, yang diusir petugas dari lokasi tempat mereka menjajakan batu akik.

“Mereka termasuk pedagang liar,” kata¬† Kepala Seksi Operasi Pol PP Jakarta Timur Agus Sidikie, Senin 6 April 2015.

Menurut Agus, para pedagang akik itu telah melanggar aturan yang telah diberlakukan. Karena, sebenarnya mereka telah memiliki tempat khusus untuk berjualan batu akik yakni di Pusat Grosir Jatinegara.

“Rencananya nanti semua akan didorong ke Jatinegara, tepatnya di depan polres. Pemerintah telah menyiapkan tempatnya dan menyarankan para pedagang untuk pindah ke sana, ke Pusat Grosir Jatinegara (PGJ)” ujar agus.

Selama penertiban berlangsung, arus lalu lintas di kawasan tersebut mengalami kemacetan.

Dengan adanya penertiban ini bukanlah mereka semata-mata menutup atau menghalangi orang mencari rezeki. Oleh karena itu Pemerintah diharapkan mampu membangun pasar batu akik di setiap wilayah yang di anggap berpotensi. Dengan adanya pasar batu akik nantinya para penjual dan pembeli akan lebih tertib dan tidak mengganggu fasilitas yang lain. Dan penertiban yang ada di Jatinegara ini bisa menjadi contoh daerah-daerah lain untuk menjaga ketertiban dan Pemerintah secepatnya membangun pasar batu akik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015