MENSOS RI BELI BATU AKIK PANCAWARNA KLAWING SEHARGA 1 JUTA

Menteri Sosial RI pun tak luput dari demam batu akik walaupun dia adalah seorang wanita tetapi demam batu akik juga mengalir dalam darahnya. Di sebuah pameran batu akik Minggu 22/03/2015 kemarin di Purbalingga Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand pameran tersebut yang didampingi oleh Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto. Ibu Menteri pun mendatangi beberapa stan batu akik untuk melihat koleksi-koleksi dari para penjual batu akik. Tidak hanya sekedar melihat saja Ibu Menteri Sosial RI itu pun turut membeli beberapa batu akik dan salah satunya adalah Batu akik pancawarna klawing milik Ibu Wiwin (42) yang dibelinya yaitu seharga Rp 1 Juta.

Harga batu dengan nominal satu juta tersebut di tawarkan karena sang pemilik menunjukkan  keunikan dari batu akik tersebut. Wiwin mengatakan batu akik tersebut bergambar bebek berkepala ular. “Harganya Rp 1 juta,” kata perempuan yang memulai usaha batu akik pada lima bulan lalu itu.

Wiwin mengaku, sebelumnya bekerja sebagai TKI di Taiwan. Lima belas tahun dia membesarkan keempat anaknya tanpa suami. “Saya biasa jualan di terminal 24 jam. Seneng banget Bu Menteri Khofifah bisa sudah membeli batu saya,” ujarnya.

Selain membeli beberapa batu akik Menteri Sosial tersebut juga berjanji untuk memberikan bantuan guna kelancaran usaha kerajinan batu akik di Purbalingga. Dia menyebut bantuan itu untuk membeli mesin pemotong batu yang dipakai untuk setiap kelompok. Jumlah yang dijanjikan pun lumayan besar yaitu Rp 20 juta. Perlu diketahui mesin pemotong batu akik tersebut cukup berperan penting untuk kelancaran usaha batu akik tersebut. Karena bongkahan batu akik harus dipotong sedemikian ukuran baru bisa dibentuk dengan cara di asah.

Tentu hal ini membuat senyum para perajin batu akik khususnya yang menjajahkan batu akik di stand-stand terbuka lebar. Selain dapat untung dari berjualan batu akik mereka juga ketiban bantuan yang telah dijanjikan oleh Ibu Khofifah tersebut. Mereka pasti akan lebih semangat lagi untuk menciptakan batu-batu akik yang memiliki kualitas lebih baik lagi apalagi mereka bisa mengangkat batu klawing yang menjadi khas dari Purbalingga kemata dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons