Kisah Mahasiswi Cantik Tukang Gosok Batu Akik Yang Berpenghasilan Rp 30 Juta Per-Bulan!

Heboh demam batu akik membawa untung dan keberkahan yang luar biasa buat sebagian orang, salah satunya adalah gadis cantik bernama Noni IndahWanita penggosok batu akik asal Kota Bandar Lampung, Lampung yang masih berstatus mahasisiwi ini berpenghasilan sampai Rp 30 juta tiap bulannya, hanya dari jasa menggosok batu akik.

Gadis berusia 21 tahun ini sudah terkenal bagi kalangan pencinta batu akik di Kota Bandar Lampung dan memiliki galeri batu akik bernama Akas Kingstoneyang berada di Jalan Bypass Soekarno Hatta, Kelurahan Kalibalok, Bandar Lampung.

Setiap harinya, mahasiswi dari fakultas ekonomi di salah satu perguruan tinggi swasta di Bandar Lampung ini selalu bergelut dengan batu dan mesin gerinda. Pencinta batu akik yang datang ke galeri milik Noni, 90 persen adalah laki-laki. Namun, hal itu tidak membuat dia merasa canggung sebagai wanita. Dia pun selalu meladeni dengan senyum serta candaan kepada pelanggan, atau sekadar berbincang-bincang mengenai batu.

Noni mengatakan, dalam sebulan, dia dapat menghasilkan uang hingga Rp30 juta dari menggosok batu akik. Dia mengungkapkan, untuk satu buah batu akik, dia memasang tarif sebesar Rp100 ribu, memang lebih mahal dibandingkan dengan jasa menggosok batu pada umumnya yang berkisar Rp25 ribu per satu batu.

“Karena yang mengerjakan gadis cantik, jadi saya memasang tarif jauh lebih mahal dibandingkan dengan menggosok batu di tempat lain,” tutur anak kedua dari enam bersaudara ini.

Noni menjelaskan, meski para pencinta batu akik harus merogoh kocek lebih dalam, tetapi galeri ini tak pernah sepi pengunjung. Pengerjaan menggosok batu akik tergantung kualitas dan kerasnya batu yang akan digosok.

Batu yang keras, akan memakan waktu cukup lama untuk menggosoknya. Sementara itu, batu yang tidak keras, dibutuhkan ketelitian untuk menggosoknya agar tidak pecah dan menghasilkan batu dengan pesona yang berkualitas.

“Untuk menyelesaikan satu batu akik, saya membutuhkan waktu dua hingga tiga jam,” kata Noni.

Di tengah kesibukannya, setiap akhir pekan Noni tetap memanfaatkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga. “Di Galeri ini waktunya sangat padat, dari pagi hingga malam hari. Bahkan, pernah sampai pukul 04.00 WIB, walaupun sekadar berbincang dengan para pencinta batu mulia,” ungkapnya.

Dimulai dari kegemarannya terhadap batu mulia, sampai dengan saat ini, Akas Kingstone milik Noni sudah memiliki 19 cabang yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons