PULUHAN WARGA RELA NYEBUR KESUNGAI DEMI MENDAPAT BATU AKIK

Demam batu akik kini semakin meluas dan merata hingga ke pelosok daerah. Banyak cara yang dilakukan masryarakat untuk mendapat bongka batu  akik yang bisa di jadikan batu akik yang bernilai tinggi walaupun harus bertaruh nyawa dengan kondisi tempat mencari batu tersebut. Di Subang, Jawa Barat, puluhan warga rela menceburkan dirinya ke sungai tanpa ada rasa takut lagi untuk mencari bongkahan batu akik. mereka mempercayai batu akik yang berada di sungai tersebut bernilai tinggi.

Di Sungai Leles tersebut yang menghubungkan Desa Margahayu dan Desa Cidadap, Kecamatan Pagaden, Subang tidak hanya di penuhi orang-orang dewasa saja tetapi puluhan anak-anak juga terlihat asik mencari serpihan batu akik. Mereka rela menceburkan dirinya menyisiri sungai untuk mencari batu akik. Urusan bahaya tak mereka hiraukan mereka hanya ingin membantu orang tua mereka untuk menambah pendapatan.

Tidak hanya orang atau warga Subang saja yang bercokol mengais-ngais dasar sungai bahkan dari luar Kabupaten Subang pun ada warga yang rela datang ke Sungai Leles ini untuk mencari batu akik. Seperti Karma, warga Haurgeulis, Indramayu ini. Dirinya mengaku sudah dua kali datang ke Sungai Leles ini untuk mencari batu akik.

Menurut Karma, awalnya mengetahui di Sungai Leles banyak batu akik dari temannya. Ternyata memang benar banyak jenis batu akik yang nilainya cukup tinggi seperti Panca Warna, Solar, Fosil dan jenis batu akik lainnya.

Menurut warga sekitar, Nana, semula ada warga yang tidak sengaja mendapatkan serpihan batu akik di Sungai Leles ini. Setelah dijadikan batu akik ternyata hasilnya bagus sehingga warga lainnya pun banyak yang ikut mencari batu akik.

Beberapa jenis batu akik yang ditemukan di Sungai Leles ini bernilai cukup tinggi. Seperti Panca Warna kini harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Paling rendah pun harganya mencapai ratusan ribu rupiah.

Entah sampai kapan demam batu akik ini melanda dan entah sampai juga warga harus mempertaruhkan nyawanya untuk mendapat bongkahan demi bongkahan batu akik yang mereka yakini bisa menaikan taraf perekonomian keluarga mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons